Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Ali Sina vs Mustafa Bashir

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ali Sina vs Mustafa Bashir

Post  FFI on Thu May 19, 2011 1:31 pm

http://www.faithfreedom.org/debates/MustafaBasheer51008.htm Debat Ali Sina vs. Mustafa Bashir
Yth Ali Sina dll,
Assalamu Alaikum Saya Muslim, alhamdulillah. Cara anda menyampaikan argumen memang luar biasa. Cuma anda tidak berhasil meyakinkan saya, apalagi muslim dengan iman tidak akan terbuai oleh argumen anda yang sebenarnya lemah. Mungkin anda berhasil menarik muslim2 biasa yang tidak dalam mempelajari agama mereka. MashaAllah, pengetahuan saya tentang Islam cukup mendalam dan saya mampu membelanya. Dan inilah yang akan saya lakukan sekarang.
Saya tahu anda menawarkan US$50,000 bagi mereka yang berhasil mengalahkan anda dalam debat. Nah, Mr Sina, saya bukan disini untuk duitnya. Saya hanya ingin anda mengaku kekalahan kalau saya membuktikan anda salah.
Saya hanya muslim biasa yang ingin diberi kesempatan untuk mengatasi problem yang dimiliki anda (para ex-muslim) dan non muslim dengan Islam, nabi dan siratnya.
Jadi, jika anda siap, saya pun siap. Nah dari mana kita akan mulai ? Anda sudah membuat begitu banyak tuduhan tentang nabi kami (yang saya rasa adalah orang yang paling mulia yang pernah hidup di dunia ini). Anda pilih topiknya dan saya akan menjawab.
Walaikum Assalamu Rahmathullah. M. Basheer.
---------------
JAWABAN A SINA
Kutipan: Cuma anda tidak berhasil meyakinkan saya, apalagi muslim beriman tidak akan terbuai oleh argumen anda ....

Yth Mustafa,
IMAN vs OTAK Terima kasih atas suratmu. Berita baik buat anda ; saya tidak ingin meraih Muslim dengan Iman, saya ingin meraih para muslim KTP yang punya otak. Kami semua ini yang meninggalkan islam memang bukan muslim2 sejati. Karena setelah kami menyadari apa itu Islam sebenarnya, kami sadar kami membohongi diri sendiri. Mungkin iman kami kurang kuat ketimbang otak kami, jadi kami meninggalkan iman kami yang lemah itu.
Mereka yang otaknya lebih lemah daripada iman mereka akan tetap bertahan sebagai muslim dan kami tidak sedikitpun interes pada mereka. Jadi, anda tidak perlu khawatir. Kami hanya mencari orang2 berotak. Jadi anda boleh bergembira sekarang.

Kutipan: MashaAllah pengetahuan saya tentang Islam cukup mendalam sehingg saya mampu membelanya. Dan inilah yang akan saya lakukan sekarang.
Kalau gitu, anda tidak perlu iman. Iman adalah penerimaan sesuatu tanpa bukti. Jika kamu punya butki, ini namanya bukan iman, tetapi FAKTA. Kalau faktamu kuat, saya juga akan menerimanya.

Kutipan: Saya hanya muslim biasa yang ingin diberi kesempatan untuk mengatasi problem yang dimiliki anda (para ex-muslim) dan non muslim dengan Islam, nabi dan siratnya.
Percayalah, kami juga orang2 biasa. Kami tadinya Muslim biasa dan sekarang kami adalah NON-Muslim biasa. Pengetahuan kami tidak lebih dari anda, cuma kami menyoroti Islam dengan "lampu" berbeda.
Kami membaca Quran dan hadis yang sama dengan yang anda punya tetapi kami berani melihat hal yang anda tidak dapat dan tidak mau lihat. Apa yang anda perlu lakukan hanyalah mengganti cara pandang anda dan menyoroti Islam dan Muhamad dibawah "lampu" logika dan keadilan.
Sebelumnya, ketika saya membaca di Hadis bahwa Muhamad merajah kota2 dan membantai para kafir, saya merasa BANGGA bahwa Rasulullah bisa menang dan kafir kalah dan dihina. SEKARANG, saya mencoba menempatkan diri pada posisi para kafir dan menyadari betapa biadabnya Muhamad. Saya baca cerita2 yang sama dengan anda, tetapi sudut pandang saya berbeda. Saya sekarang berubah, tidak lagi menutup mata dan secara otomatis mencoba mencari2 alasan utnuk membenarkan kejahatan Muhamad.
Sekarang saya berani bertanya MANA BUKTINYA IA NABI ?? Nah, inilah saatnya saya ataupun muslim pada umumnya tidak dapat menampilkan bukti. TIDAK ADA SE-CUIL-PUN BUKTI bahwa ia nabi. Jadi kalau ia bukan nabi ... apa dong ? Pembohong ? Orang sakit jiwa (psychopath) ? Pengalaman mentalnya di-interpretasikannya sebagai wahyu. Tetapi setelah melihat kelakuannya, menurut saya ia bukan saja penipu, tetapi juga MONSTER.

Kutipan: Saya hanya ingin anda mengaku kekalahan kalau saya membuktikan anda salah.
OK !
Tapi bagaimana kalau SAYA yang menang ? Kau tidak mengatakan apa yang KAMU akan lakukan jika saya berhasil membutkian bahwa Muhamad bukan orang yang terhormat. Apakah kau akan meninggalkan Islam dan mengumumkan kemurtadanmu ?
--------------
JAWABAN BASYIR
Kutipan A SINA: ... saya tidak ingin meraih Muslim dengan Iman, saya ingin meraih para muslim KTP yang punya otak. Kami semua ini yang meninggalkan Islam memang bukan muslim2 sejati. Karena setelah kami menyadari apa itu Islam sebenarnya, kami sadar kami membohongi diri sendiri. Mungkin iman kami kurang kuat ketimbang otak kami, jadi kami meninggalkan iman kami yang lemah itu.
Jadi, apa yang anda katakan adalah : anda mengikuti otak anda dan bukan hati anda ? Mr Sina, saya harap anda sadar bahwa sebagai manusia kami miliki batasan. Bagaimana anda tahu otak anda atau intelek anda benar ?
Bagaimana anda yakin bahwa otak anda tidak membohongi anda ? Hasil kesimpulan anda dengan menggunakan otak anda sangatlah subyektif. Begitu banyak gejala misterius di dunia ini yang tidak ada jawabannya secara ilmiah.
My point is, apa yang anda anggap salah mungkin memiliki arti terselubung, atau belum ditemukan jawabannya. Hanya Allah maha tahu. Suatu hari kami akan mengetahuinya, atau mungkin juga tidak.
Ambil contoh :poligami. Poligami-terbatas diijinkan dalam Islam. Batasnya adalah 4 isteri. Banyak argumen menunjukkan keuntungan praktek macam itu. Saya sendiri secara pribadi tidak setuju. Bagi saya, lebih baik kalau polygamy dibatasi pada 2 isteri. Tetapi, saya tahu bahwa Allah memiliki alasanNya bagi semua ini.
Dengan otak dan intelek saya yang terbatas ini saya hanya dapat menyimpulkan bawha monogami lebih baik dan poligami dibatasi pada 2 isteri.
Begitu juga dengan hukum shariah. Praktek2 biadab syariah tidak memiliki tempat dalam masyarakat modern. Namun dengan iman kuat, Mr Ali Sina, kami dapat percaya penuh kepada Allah dan mengakui keterbatasan pengetahuan kita, bahwa kita sering berbuat salah atau salah mengambil keputusan.

Kutipan: Kalau gitu, anda tidak perlu iman. Iman adalah penerimaan sesuatu tanpa bukti. Jika kamu punya butki, ini namanya bukan iman, tetapi FAKTA. Kalau faktamu kuat, saya juga akan menerimanya.
Dan bagaimana anda dapat membuktikan itu ? Bagaimana anda dapat membuktikan buraq memiliki kemampuan untuk terbang ? Bagaimana anda dapat membuktikan bawha Muhamad saw membelah bulan ? Bagaimana saya dapat membuktikan anda bahwa Jinn memang eksis ? Tidak masuk akal untuk melemparkan pertanyaan macam itu dan mengharapkan jawaban.
Jelas siapapun tidak dapat membuktikan ini. Bahkan tidak dalam sejuta tahun dan bahkan dengan segala kemampuan ilmiah manapun. Anda harus mengerti bahwa jika anda berurusan dengan agama, mau tidak mau anda akan dihadapkan pada dongeng (mythologi) dan legenda. Apakah orang Hindu dapat membuktikan adanya Hanuman ? Apakah orang Kristen dapat membuktikan kelahiran Kristus dari seorang perawan ? Tidak !
Tidak perlu merinci detail2nya. Anda bisa memilih untuk percaya secara figuratif atau tidak. Jadi, sangatlah mungkin menjadi Muslim dan rasional sekaligus. Saya ulangi lagi, satu2nya hal yang anda perlu lakukan sbg muslim adalah percaya kepada Allah. Yang lainnya hanya masalah sekunder.

Kutipan: Sebelumnya, ketika saya membaca di Hadis bahwa Muhamad merajah kota2 dan membantai para kafir, saya merasa BANGGA bahwa Rasulullah bisa menang dan kafir kalah dan dihina. SEKARANG, saya mencoba menempatkan diri pada posisi para kafir dan menyadari betapa biadabnya Muhamad. Saya baca cerita2 yang sama dengan anda, tetapi sudut pandang saya berbeda. Saya sekarang berubah, tidak lagi menutup mata dan secara otomatis mencoba mencari2 alasan utnuk membenarkan kejahatan Muhamad.
Apakah penting untuk mengetahui siapa Muhamad saw, apa yang pernah ia lakukan dan bagaimana ia hidup ? Saya rasa tidak !
Anda atau saya tidak hidup dalam masa itu untuk bisa membuktikan apa yang terjadi dan apa yang tidak. Tidak ada orang yang tahu cerita sebenarnya. Sirat, Tabari dan Hadis ditulis 200 tahun SETELAH kematian Muhamad saw. Hanya Allah yang tahu mana cerita yang dibuat2 dan mana yang benar !
Kemungkinan seluruh biografi nabi seperti yang dilaporkan sejarawan jaman dulu SALAH SELURUHNYA (completely wrong!) tanpa sedikitpun kebenaran. Jadi, marilah kita tinggalkan ini semua dan maju kedepan. Islam sekarang dalam keadaan amburadul. Pikirkan bagaimanA kita dapat memperbaiki image-nya, kehormatannya dan memenangkan kembali kejayaan yang pernah dimiliki.
Yang kami perlukan sekarang adalah REFORMASI DALAM ISLAM dari dalam. Kami harus menyingkirkan mullah2 gila yagn mengeluarkan fatwa tanpa mengetahui apa yang mereka lakukan !

Kutipan: Tapi bagaimana kalau SAYA yang menang ? Kau tidak mengatakan apa yang KAMU akan lakukan jika saya berhasil membutkian bahwa Muhamad bukan orang yang terhormat. Apakah kau akan meninggalkan Islam dan mengumumkan kemurtadanmu ?
Dan bagaimana kau akan menang ? Dengan menggunakan sumber2 yang tidak dapat dipercaya dalam Sira, Tabari dan Hadis ??? Kalau gitu sih, anda sudah menang. Anda harus buktikan dulu bahwa sumber2 anda dapat dipercaya. Apakah peristiwa ini benar2 terjadi ?
Apakah nabi benar2 mengatakan demikian dan apa yang dikatakaknya benar2 terjadi ? SAYA RAGU ! Sirat2 yang kami miliki sangat memalukan ! Laughable ! Apa anda pikir, seorang nabi yang menyatakan diri nabi melakukan hal se-konyol itu ?
Bahkan seandainya ia penipu, apakah ia tidak akan menyembunyikan tindakan2 imoral tsb karena takut kehilangan kredibilitas ?? Saya rasa, sumber2 itu sangat tidak dapat dipercaya (extremely unreliable).
Ya, buktikan bahwa Allah tidak eksis dan saya akan mengumumkan bahwa saya meninggalkan Islam. Dengan menemukan ketidaksempurnaan dalam karakter nabi anda hanya membuktikan bahwa ia orang tidak baik. Anda tetap tidak dapat membuktikan bahwa ia BUKAN nabi, atau bahwa Islam palsu.
Saya tidak mengerti mengapa tidak cukup bagi anda utnuk menerima bahwa ia hanyalah manusia seperti kita2 juga yang diberikan tugas khusus oleh Allah. Ia memiliki kekurangan, tapi kami tidak boleh menghakiminya, karena itu tugas sang Maha Pencipta.
---------------
JAWABAN A SINA
Kutipan Bashir: ...anda mengikuti otak anda dan bukan hati anda ?
Tentu saya tidak akan mengikuti hati saya, karena perasaan di hati bisa sangat salah. Bagaimana pendapat anda terhadap mereka yang mengikuti "cult2"/kelompok2 agama ? Apakah mereka mengikuti otak mereka ? Tentu tidak ! Mereka mengikuti hati mereka, namun hati bisa dibohongi dan hasilnya adalah mereka memang dibohongi.
Pertama2, kamu harus menegaskan pada diri anda bahwa jalan yang anda ambil adalah jalan yang benar. Untuk itu hanya OTAK anda yang mampu melakukannya.
Bahkan kalau saya memilih ikut hati saya, mengapa saya harus memilih Islam ? Ini agama yang sangat jelek (This is a very ugly faith). Islam hanya menarik perhatian para kriminal. Manusia normal akan muak karenanya. Kamu yakin kamu mengikuti hati kamu? Kamu yakin ini bukan karena KETAKUTANmu ?
Kamu tidak sedikitpun kaget dengan kekerasan dan kebencian yang ada dalam Quran? Bagian mana dalam Quran menurut anda yang menarik ? Islam adalah agama yang didasarkan kepada ketakutan (a fear based religion). Argumen terakhir yang Muslim berikan selalu : kami takut nantinya masuk NERAKA kalau tidak mengikuti kata Muhamad !
Quote: Sina, saya harap anda sadar bahwa sebagai manusia kami miliki batasan.
YA ! Memang otak manusia memiliki batasan, namun otak adalah satu2nya yang kita punya. Memang logika kita terbatas tetapi mencari kebenaran lewat irasionalitas dan bukan dengan otak, juga salah. Bahkan kalau kita menggunakan cara2 lain untuk mencari kebenaran, seperti intuisi, ini bukannya tidak-logis.

Kutipan: Nah bagaimana anda bisa tahu bahwa otak anda benar ? Bagaimana anda yakin bahwa otak anda tidak membohongi anda ?
OK. Katakan, bagaimana anda yakin bahwa hati anda tidak mengelabui anda ? Para pengikut cult David Koresh dikelabui oleh hati mereka. Para pengikut Jim Jones, Heaven’s Gate, atau cult2 lainnya juga dikelabui hati mereka. Jadi, katakanlah, bagaimana anda tahu bahwa hati anda benar ?
Dan bagaimana dengan para suicide bombers? Bukankah anda setuju bahwa merekapun korban agama mereka ? Kau tidak menyangka bahwa hati mereka mengelabui mereka ? Jika mereka menggunakan OTAK mereka, mereka tidak akan melakukan hal sebodoh itu ! Membunuh orang tidak bersalah sbg paspor ke surga ? Apakah ada hal yang lebih sinting dari kepercayaan itu ?
Mereka semua mengikut hati dan bukan otak mereka. Seberapa tidak-sempurnanya otak kita, intelek kita adalah satu2nya alat yang kita miliki dan paling sanggup melihat kebenaran daripada sekedar perasaan kita.
Lihatlah produk otak/intelek. Memang tidak sempurna, tetapi setiap hari kita menciptakan hal baru, termasuk internet. Apakah anda ingin hidup di gua hanya karena teknologi dan sains tidak sempurna ??
Otak/Intellect bisa gagal, namun kemungkinan lebih besar untuk mengoreksinya. Intellect bisa diperbaiki (it is corrigible). Semakin banyak anda belajar semakin sering anda dapat menggantungkan diri kepada otak anda. Memang tidak sempurna, tetapi pengetahuhan anda berkembang setiap hari dan lebih reliable daripada perasaan anda. Orang beragama mengatakan bumi adalah datar. Intelek kita mengatakan bumi bulat, nah yang mana yang benar ?

Kutipan: Begitu banyak gejala misterius di dunia ini yang tidak dapat dijawab oleh sains.
Ya memang, tetapi ini tidak berarti bahwa kita harus menerima omong kosong hanya karena sains belum memiliki jawabannya. Saya tidak tahu apa yang ada dalam planet Neptunus; tetapi apakah itu membuat saya harus percaya bahwa Neptunus dihuni mahluk2 berkepala dua yang bisa terbang dengan menggoyangkan hidung mereka ? Kalau kita tidak mengetahui sesuatu, itu berarti bahwa kita memang tidak tahu. Ini bukan alasan untuik menciptakan dongeng2 dan percaya pada absurditas tsb.

Kutipan: My point is, apa yang kelihatan salah atau tidak pantas mungkin memiliki arti terselubung.
Mungkin saja, tetapi siapa bilang anda harus percaya kepada absurditas hanya karena adanya kemungkinan arti terselubung ? Sebelum anda mengetahui apa arti terselubung tsb, lebih baik anda tidak percaya apa2. Bagiamana kalau arti terselubung itu tidak sama dengan apa yang kau percaya ? Kepercayaanmu kepada absurditas menghalangimu melihat kebenaran. Orang tidak perlu percaya tanpa adanya bukti.

Kutipan: Allah maha tahu.
Tunggu dulu ... Bagaimana anda tahu bahwa Allah maha tahu ? Dari mana anda tahu bahwa Allah benar2 eksis ? Dan jika benar, mana bukti bahwa ia tuhan ? Ini hanya asumsi anda. Memang kita boleh berasumsi, tetapi kita tidak boleh percaya kepada asumsi tersebut ! Ini seperti percaya pada bayang2 imajinasimu.

Kutipan: blablabla poligami ...
Lain kali saja kita membahas poligami, apakah 2 atau 4 lebih baik. Mari kita konsentrasi pada apa yang anda katakan : “Saya puas dengan keyakinan bahwa Allah memiliki alasan untuk semua ini”.
OK! Bagaimana dengan para teroris yang membunuh orang tidak bersalah ? Mereka tidak dapat menjelaskan tindaskan mereka karena mereka merasa INILAH YANG DIINGINKAN ALLAH DARI MEREKA DAN BUKAN TUGAS MEREKA UNTUK MEMPERTANYAKAN KEHENDAK ALLAH.
Seperti mereka, kepercayaan anda tidak didasarkan kepada logika tetapi kepada hati. Anda tidak dapat membuktikan bahwa mereka salah, karena seperti anda, mereka menyingkirkan logika. Bagaimana anda dapat mengajak mereka berpikir kalau anda mengatakan "jangan pakai otak" ?
Salah seorang pengikut Shoko Asahara adalah Dr. Ikuo Hayashi, dokter ternama. Ia mengikuti perintah Asahara untuk menanamkan gas racun sarin di subway Tokyo dan mengakibatkan kematian puluhan orang.
Dalam pengakuannya, ia mengatakan bahwa suatu saat ia duduk di kereta. Melihat seorang wanita duduk didepannya ia sempat mengatakan pada dirinya sendiri : jika ia melepaskan gas racun ini, jelas perempuan itu akan mati. Ia sempat memikirkan, jangan ! Namun ia memerangi pikirannya itu dan mengatakan TUHAN MAHA TAHU dan ia tidak perlu mempertanyakan kehendak Asahara.
Nah, bagaimana seorang pakar sains tingkat dunia berhasil dibodohi ? Ia menangis dalam pengadilan dan mencoba mencari jawabannya. Tetapi pada saat itu, katanya, ia percaya pada apapun yagn dikatakan gurunya, dan harus melakukan apapun yuang diperintahkan gurunya. Bukan tempatnya meragukan dan mempertanyakan kehendak Tuhan dan wakilnya di bumi.
Nah, bukankah ini persis seperti cara berpikir Muslim ? Dr. Hayashi bukan manusia biadab. Ia penemu berbagai medisin. Isterinya, yang juga dokter, sama2 orang baik. Mereka dua2nya berjuang untuk mencari cara terbaik mengobati manusia dan inilah alasannya mereka beralih kepada medisin holistik dan meditasi, yang akhirnya membawa mereka ke Asahara. Orang2 pintar ini masuk jerat seorang tukang tipu lihai, menyerahkan kemauan dan otak mereka kepadanya dan kehilangan semua naluri manusiawi dan ... menjadi pembunuh.
Ikuo Hayashi, seorang dokter ternama yang menjadi teroris karena ia tidak berani mempertanyakan kebijaksanaan tuhan. Tuhan mana ? ia percaya Asahara adalah rasul tuhan. APAKAH IA PUNYA BUKTI ? Tidak. Anda sama seperti dia. Mana bukti anda bahwa Muhamad rasulullah ?
Sekali anda menerima seseorang secara buta, anda akan memerangi logika anda dan mengatakan "Saya puas dengan keyakinan bahwa Allah memiliki alasan bagi semua ini."
Apakah anda yakin bahwa ini datang dari Tuhan ? Apakah anda tidak ikut jatuh dalam perangkap yang sama dengan Dr Hayashi ? Seperti dia, anda percaya tanpa bukti. Jika Hayashi salah, siapa yang bisa menjamin bahwa anda benar ?

Kutipan: Begitu juga dengan hukum shariah. Praktek2 biadab syariah tidak memiliki tempat dalam masyarakat modern. NAH ! Intelek anda mengatakan hal benar. Siapa yang memberikan anda intelek itu ? Bukannya Tuhan ? Kalau begitu Ia memberikan anda alat untuk membedakan mana baik, mana buruk. Jika anda tidak menggunakan otak anda itu, maka anda akan terjerumus dalam kegelapan. Dan itu salah anda.
Seperti dikatakan Galileo, Jika Tuhan TIDAK ingin kami menggunakan otak, mengapa Ia memberikannya kepada kami ?
Akuilah asal usul otak anda. Pengetahuan dan logika datang dari Tuhan. Kebodohan (Ignorance) tidak datang dari Tuhan, melainkan dari Setan. Setiap kali anda tidak menggunakan otak dan percaya pada hal2 yang tidak masuk akal, anda semakin jauh dari Tuhan dan semakin mendekati Setan.

Quote: Namun dengan iman kuat, Mr Ali Sina, kita dapat percaya penuh kepada Allah dan mengakui keterbatasan pengetahuan kita, bahwa kita sering berbuat salah ataupun salah mengambil keputusan. Betul, intelek kita terbatas. Tetapi ini tidak berarti kita harus percaya pada tukang tipu. Ini juga tidak berarti bahwa kita harus melawan intelek kita. Jika hukum Sharia dan omong kosong dalam Quran tidak masuk akal, bukankah itu cukup bukti bahwa Quran dan Islam bukan dari Tuhan ?

Kutipan: Dan bagaimana anda dapat membuktikan itu ? Bagaimana anda dapat membuktikan buraq memiliki kemampuan untuk terbang ? Bagaimana anda dapat membuktikan bawha Muhamad saw membelah bulan ? Bagaimana saya dapat membuktikan anda bahwa Jinn memang eksis ? Tidak masuk akal untuk melemparkan pertanyaan macam itu dan mengharapkan jawaban...
Jika anda tidak dapat membuktikannya, mengapa anda harus percaya pada kekonyolan itu ? Apakah anda percaya saya kalau saya menyatakan diri rasulullah dan mengatakan pada anda saat saya menulis ini, malaikat mengelilingi rumah saya dan memuji saya sbg rasulullah yang paling hebat di bumi ini. Dan kalau anda tidak percaya saya, mengapa tidak ?
Bagiamana anda dapat membedakan orang yang bicara kebenaran dan orang yang bohong ? Saya orang baik2, tidak seperti Muhamad yang melakukan segala hal yang bertentangan dengan Prinsip Emas (the Golden Rule). Saya belum pernah memperkosa siapa2, belum pernah membunuh lawan2 saya, tidak memiliki rasa seksual terhadap anak umur 6 tahun, tidak pernah menyiksa apalagi membunuh orang lain dan meniduri isterinya pada hari yang sama saya membunuh suaminya.
Jelas saya lebih baik dari Muhamad. Tetapi anda memilih untuk lebih percaya pada monster seperti Muhamad yang kelakuannya begitu biadab dan busuk.

Kutipan: Anda harus mengerti bahwa jika anda berurusan dengan agama maka mau tidak mau anda meghadapi dongeng2 dan legenda.
Mengapa ? Mengapa Tuhan yang Maha Pemurah mengirimkan ajaran lewat dongeng dan legenda dan lalu menghukum orang rasional yang meragukannya ? Ini tidak masuk akal. Apakah Tuhan main2 dengan manusia ? Jika Ia ingin kami percaya dongeng dan legenda mengapa Ia memberikan kami Otak/intelek ?
Siapa bilang bahwa hanya karena agama lain percaya absurditas, maka anda juga ikut2an ? Jika mereka salah, bagaimana kita bisa benar dengan cara mengulangi kesalahan mereka ?
Yang saya persoalkan disini bukan dongeng atau legenda. Masalahnya adalah Kebencian. Alasan saya menentang Islam bukan karena Islam mengandung dongeng tetapi karena Islam mengajarkan kebencian dan pembunuhan. Percaya pada dongeng adalah satu hal, namun percaya dalam pembunuhan lain lagi.
Percaya pada Santa Claus tidak akan melukai siapa2. Namun kepercayaan pada Allah menanamkam kebencian kepada kafir dan mendorong pembunuhan orang dalam jumlah besar.

Kutipan: Anda dapat pilih untuk percaya kepada dongeng2 (dlm Quran) itu secara figuratif atau mengacuhkannya.
Mengapa saya harus memaksa diri untuk percaya hal2 irasional sambil memaksakan arti figuratif ? Saya juga bisa menginterpretasikan omongan Hitler secara figuratif dan mengatakan ia rasul cinta. Apakah ini masuk akal ?
Mengapa saya harus menginterpretasikan kekonyolan dalam Quran secara figuratif ? Apakah kepercayaan saya pada Muhamad harus diatas segala2nya ? Bahkan membohongi diri saya sendiri ? Mengapa ? O mengapa ?

Kutipan: Sangat mungkin untuk menjadi Muslim dan tetap berpikiran rasional.
O ya ? bagaimana caranya ? Anda sudah mematikan logika dan mengatakan betapa rapuhnya intelek/rasio manusia. Anda tidak dapat rasional sambil tetap percaya kpd absurditas dalam Quran. Anda mencoba memutarbalikkan arti Quran dan menginterpretasikan surah2 secara figuratif agar sesuai dengan intelek anda.
Apa interpretasi figuratif Surah 4:34 yang mengatakan bahwa anda bisa memukuli isteri anda jika ia tidak patuh ? Apa arti figuratif dibelakang surah: bunuh kafir dimanapun anda menemui mereka ? Atau, jangan mengambil Yahudi dan Kristen sbg sahabat/wali atau bahkan saudara dan ayah anda sekalipun jika mereka milih untuk menjadi kafir ?
Mana arti figuratifnya ?

Kutipan: Saya ulangi lagi bahwa satu2nya hal yang kau harus percaya sbg muslim adalah kepercayaan keapda Allah. Yang lainnya tidak penting (sekunder).
Mengapa saya harus menjadi Muslim dan mengapa saya harus percaya pada Allah? Masalahnya adalah, begitu anda percaya kepada Allah anda juga harus percaya kepada rasul dan bukunya. Percaya kepada bukunya bisa mengakibatkan anda jadi teroris.

Kutpan: Apakah penting untuk mengetahui siapa Muhamad (saw) dan apa yang dilakukannya dan bagaimana ia hidup ? Saya rasa ini tidak penting.
Bagaimana ini tidak penting ??? Ini orang yang melakukan segala tindakan biadab yang tidak dapat dibayangkan dan mencap diri sebagai contoh yang paling baik bagi segala jaman untuk diikuti semua umat manusia dan anda mengatakan tidak penting untuk mengetahui siapa ia ? Tidak penting untuk mengetahui apa yang dilakukannya ???
???

Kutipan: Marilah kita tinggalkan semua ini. Mr Sina, anda maupun saya tidak hidup di jaman Muhamad untuk mengetahui apa yang terjadi dan apa yang tidak. Tidak ada yang mengetahui cerita sebenarnya.
Kalau begitu, mengapa kita masih harus percaya pada Islam ? Apakah tidak mungkin bahwa ini semua isapan jempol orang Arab guna membohongi orang, untuk menjajah dan mendominasi ?
Berikan saya SATU alasan mengapa saya harus percaya pada Muhamad. Anda sendiri meragukan eksistensinya tetapi lalu mengharapkan saya agar percaya pada surah2 kekerasan Islam ? ???

Kutipan: Islam dalam keadaan amburadul. Pikirkan bagaimana kami dapat memeprbaiki image-nya, kehormatannya dan meraih kembali kejayaan yang pernah dimilikinya.
UNTUK APA ? Mengapa kita harus menyelamatkan image Islam? Nazism juga amburadul. Mengapa kita lalu harus menyelamatkannya ?
Membaca sejarah Islam dan Quran, kelihatan sekali bahwa Muhamad adalah seorang psychopath dan narcissist. Ia seorang kriminal yang lebih parah dari Hitler. Hitler paling tidak bukan pedofil. Muhamad tidak satupun memiliki kualitas yang patut dicontoh. Jadi mengapa kita harus menyelamatkan dirinya dan cult ciptaannya ? MENGAPA O MENGAPA ???

Kutipan: Apa yang diperlukan sekarang adalah reformasi Islam dari dalam. Kami harus menyingkirkan mullah2 gila yang mengeluarkan fatwa tanpa mengerti apa yang mereka lakukan !
Dan pertanyaan saya kepada anda dan anda tidak dapat menjawab adalah MENGAPA ? WHY O WHY ?? Mengapa kita perlu mereformasi Islam? Mengapa sekalian tidak mereformasi Satanisme, Nazisme atau doktrin2 biadab lainnya ? Apakah tidak lebih baik untuk meng-ERADIKASI Islam ?
Pertanyaan kedua adalah BAGAIMANA ? Apa rencana anda mereformasi Islam? Untuk mereformasi Islam anda harus membuang Quran. Anda sendiri sudah mengacuhkan sejarah Islam dan Hadis, tidak peduli siapa Muhamad (walaupun sebagai Muslim anda harus mengikuti contoh kelakuannya). Begitu anda membuang Quran, apa lagi yang tertinggal ?
Mengapa anda begitu ngotot berpegang pada "agama" yang telah membawa begitu banyak sengsara pada jutaan orang dalam 14 abad terakhir ini ?

Kutipan: Bahkan seandainya ia penipu, apakah ia tidak akan menyembunyikan tindakan2 imoral tsb karena takut kehilangan kredibilitas ?? Saya rasa, sumber2 itu sangat tidak dapat dipercaya (extremely unreliable).
Anda tidak tahu banyak tentang perihal cult dan bagaimana mereka membohongi orang. Tolong pelajari dulu dan bandingkan mereka dengan Islam. Lihatlah bagaiamana para pemimpin cult beroperasi. Anda akan surprise melihat persamaan dgn Islam. Kenyataannya, apa yang dilakukan Muhamad tidaklah unik. Ia mengikuti pola yang selalu diikuti pada pemimpin cult yang pschopath. Saya mempelajari beberapa cult dan menemukan persamaan pola.
Tolong anda melihat artikel ini dimana saya membandingkan Muhamad kepada Jim Jones.
Silahkan anda membaca artikel ini dan artikel lainnya yang saya tulis tentang subyek ini (lebih banyak lagi dalam buku saya yang akan terbit) dan anda akan menemukan jawaban pada pertanyaan ini.
Ya, memang beginilah cara operasi para cult dan pengikut mereka. Kenyataanya, semakin obscene dan violent sang cultist, semakin orang percaya padanya. Anehnya, semua tindakannya yang keterlaluan dan kebiadabannya dianggap sebagai tanda ketuhanan.
Kutipan: Ya, buktikan bahwa Allah eksis dan saya akan mengumumkan kemurtadan saya.
Pembuktian itu terletak di pundak anda sebagai pengikut, sebagai orang yang percaya. ANDA yang harus membuktikan bahwa Allah eksis dan bahwa ia benar2 Tuhan. Saya sudah membuktikan bawha ia BUKAN Tuhan. Buktinya adalah dalam Quran. Argumen saya adalah bahwa pencipta alam semesta ini tidak dapat se-bodoh dan se-sadis seperti yang digambarkan dalam Quran. Ini bukti sangat kuat. Ini bukan bukti bahwa Tuhan tidak eksis, tetapi bukti bawha Allah bukan Tuhan.

Kutipan: Dengan menemukan ketidaksempurnaan dalam karakter nabi anda hanya membuktikan bahwa IA BUKAN ORANG BAIK (a bad person). Anda tetap tidak dapat membuktikan bahwa ia BUKAN nabi, atau bahwa Islam palsu.
NABI BUKAN ORANG BAIK ??? Apakah Tuhan yang maha adil dan mencintai umatNya mengirim seorang pedofil, psychopath, kriminal untuk mengantarkan umat manusia ke jalan benar ?
Kalaupun Tuhan se-***** itu mengirimkan penipu sebagai rasul, mana bukti bahwa nabi gadungan ini tidak mencampurkan tipuannya dengan wahyu yang memang benar2 dari Tuhan ?
Berkali2 Quran mengatakan bawha Muhamad memiliki "sublime morals" (ahlak tinggi), 68:4, dan memerintahkan Muslim untuk mengikuti “contoh baiknya” 33:21. Apakah surah2 ini dari Tuhan atau tipuan Muhamad yang diselipkannya dalam Quran? Kalau ini tipu belaka, mungkinkah bagian2 lain dari Quran juga tipu belaka ? Kalau memang mereka benar dari Tuhan, bagaimana menjelaskan Sirat dan Hadis dimana ia digambarkan sebagai monster? Jika Sirat dan Hadis palsu, apa yang terjadi dengan sejarah Islam dan Muhamad sebenarnya ?
Dimana sejarah yang menunjukkan Muhamad memang benar memiliki ahlak tinggi dan orang terhormat yang perlu diikuti contohnya ?
Jika kau percaya pernyataan anda sendiri bahwa ketidaksempurnaan karakter Muhamad tidak menghancurkan klaimnya sebagai nabi, lalu bagaimana dengan surah2 diatas ? Bagaimana Quran mengatakan ia memiliki ahlak tinggi sementara biografinya menunjukkan hal sebaliknya ? Yang mana yang harus kita percaya ? Kesaksian pengikutnya dalam Sirat atau kata2nya yang mengagungkan diri sendiri dalam Quran ?
Jika anda mengatakan Quran adalah kata Tuhan, saya minta anda untuk menunjukkan bukti. Bagaimana kita mempercayai sebuah buku KALAU SANG PENULIS SAJA TIDAK PATUT DIPERCAYA ?

Kutipan: Saya tidak mengerti mengapa tidak cukup bagi anda untuk menerima bahwa ia hanya manusia biasa seperti kita yang diberikan tugas khusus oleh Tuhan.
Itu tindakan bodoh ! Kalau saya mengatakan kepada anda bahwa anda harus percaya saya, anda menuntut bukti bukan ? Nah, anda perlu bukti, begitu pula dengan kami. Anda tidak dapat membuktikan bahwa saya bukan rasulullah, walaupun secara moral saya lebih berkwalifikasi. Saya juga jujur, ramah, tidak egois maupun biadab. tapi anda lebih memilih percaya Muhamad. Mengapa ? Saya sudah membuktikan bawha Muhamad tidak mungkin seorang rasulullah karena ia berlaku biadab. Tapi anda memilih percaya dia ketimbang saya ???
Mengapa saya harus percaya seseorang yang menciptakan buku se-kacau Quran yang ANDA SENDIRI katakan perlu di-interpretasi secara figuratif untuk memperbaiki artinya ?
Kutipan: Ia memiliki kekurangan, tapi kami disini tidak untuk menghakiminya, karena itu adlah tugas sang Maha Pencipta. Saya tidak minta anda untuk menghakiminya. Saya menanyakan kepada anda : mengapa anda masih juga percaya kepadanya ! //

FFI
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik