Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Puncak Kemerosotan Politik Islam

 :: Debat Islam :: Sejarah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Puncak Kemerosotan Politik Islam

Post  Duel on Tue May 24, 2011 1:58 pm

Pada saat penghapusan sistem Khalifah oleh Kemal Attaturk 1924 -berakhirnya kekhalifahan Turki Utsmani- merupakan klimaks kemerosotan politik Islam. Kekhalifahan yang telah berumur 1300 tahun berakhir pada kesultanan Utsmaniyah pada Perang Dunia Pertama. Kemal Attaturk ingin membangun suatu negara modern yang berkiblat pada bangsa Barat. Ia mengganggap bahwa kekhalifahan adalah identik dengan "nilai-nilai lama" dan pada 3 Maret 1924, Majlis besar Nasional Turki mengeluarkan sebuh hukum, yang artikel satunya berbunyi :" Kekhalifahan telah dihapuskan. lembaga kekhalifahan ditutup, karena kekhalifahan pada hakikatnya terdiri atas makna dari pengertian dari kata-kata pemerintah (hukumah) dan republik (jumhuriyah).

Lenyapnya sistem kekhalifahan di dunia merupakan pukulan politik telak bagi seluruh Muslimin, walaupun kesultanan Utsmaniyah itu tidak mencerminkan sepenuhnya moralitas Islam. Hal ini lah yang menjadikan kebingungan diantara umat Islam, tidak mengetahui siapa pemimpin Islam di muka bumi ini. Islam tampa kekuasaan di bumi Allah ini bagaikan kebun ynag penuh tanaman subur dan bunga-bunga indah tetapi tanpa pagar pelindung dan penjaga kebun yang bertanggung jawab. Kondisi seperti ini seperti yang telah diisyaratkan Rasulullah saw, " Kamu sekalian akan dikerumuni oelh umat-umat manusia seperti halnya santapan dikerumuni orang-orang lapar. Karena kamu semua ibarat buih, jumlahnya banyak tetapi tidak mempunyai kualitas"

Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Baihaqi memberi isyarat tentang periodisasi perjalanan sejarah umatnya :
Pertama, periode Nubuwah, yaitu masa dimana Muslimin hidup bersama Rasulullah.
Kedua, periode Khilafah atas minhaj Nubuwah, yaitu masa Khulafaur Rasyidin yang berlangsung kira-kira 30 tahun.
Ketiga, periode Mulkan 'Adhon yaitu masa dimana para araja atau penguasa suka menindas, seski sistem pemerintahannya secara formal berlandaskan Islam. Menurut sebagian ahli sejarah Islam, dimulai sejak berakhirnya Khulafaur Rasyidin sampai berakhirnya Kesultanan Utsmaniyah. Pada masa ini hidup para raja dari berbagai dinasti Umayyah dan dinasti Abbasiyyah.
Keempat periode Mulkan Jabbariyah yaitu masa dimana Muslimin hidup dalam suasana sistem penguasa atau raja-raja yang sekuler. Setelah berakhirnya periode keempat ini, sejarah akan berulang kembali ke masa Islam seperti pada periode Khilafah 'ala Manhaj Nubuwwah.

Dan masa sekarang dikategorikan sebagai periode Mulkan Jabbariyah, raja-raja yang diktator. Masa ini adalah masa dimana kita sebagai umat Islam harus berusaha untuk mencapai kembali khilafah 'ala Manhaj Nubuwwah. Kita sekarang dalam masa perjuangan untuk mencapai kembali khilafah, denyut perjuangan telah mulai terasa, sebagai umat Muslim kita harus selalu optimis. Optimisme tersebut bukanlah tanpa alasan, terutama berkaitan dengan potensi besar yang dimiliki kaum Muslimin, yaitu :
1. Potensi Syari'ah, sebagai warisan kemanusiaan yang diberikan oleh Allah swt. Tidak ada satu agama pun di dunia ini yang masih terpelihara orisinalitasnya (asholah) , kecuali Islam
2. Potensi Penduduk Muslim yang berjumlah sekitar seperlima penduduk dunia adalah muslim, sebagai agama paling muda jumlah pengikutnya melebihi agama-agama tua seperti Nasrani dan Yahudi.
3. Potensi sumber kekayaan alam yang melimpah dinegara muslim. Seperti minyak bumi berada di negara-negara teluk, bahkan di wilayah Sovyet dan RRC pun ditemukan sumber minyak diwilayah yang ditempati kaum muslimin Sovyet atau RRC.
4. Potensi warisan sejarah, Islam telah memegang kendali peradaban lebih dari 7 abad, belum ada ideologi yang mampu mengembangkan peradabannya melebihi Islam.
5. Janji Allah swt, yang tidak pernah diingkari. bahwa Allah akan memberikan khilafah di muka bumi kepada orang-orang yang beriman.

Duel

Jumlah posting : 86
Join date : 18.04.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Debat Islam :: Sejarah

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik