Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Provokasi Alquran dan Allah terhadap non Muslim

 :: Debat Islam :: Alquran

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Provokasi Alquran dan Allah terhadap non Muslim

Post  Yahudi on Wed May 25, 2011 12:53 pm

1. [9.30] Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah"

Tuduhan Allah ini tanpa dasar. Orang2 Yahudi tidak pernah dan tidak akan meyakini bahwa Uzair adalah putra Allah. Pernyataan ini semata2 ke luar dari mulut Allah yang tidak mengerti teologi atau keyakinan Yahudi.
Atas pernyataannya yang tolol itu, Allah lalu memberikan sumpah serapahnya kepada Yahudi:
“ Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?”
Siapakah orang-orang kafir dahulu yang meyakini bahwa Uzair adalah putra Allah? Allah adalah penipu dan pendusta ulung.

2. [9.31] Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah.

Jika anda mengerti isi iman Yahudi, maka anda akan segera mengerti bahwa Allah dalam alqurannya tidak mengerti inti iman Yahudi. Tidak ada seorang pun Yahudi yang, bahkan sekadar menganggap, mengimani bahwa orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan. Pernyataan Allah melalui Qurannya hanyalah tuduhan yang sangat keci dan tolol.

3. [9.31] ….dan (juga mereka [Yahudi] mempertuhankan) Al Masih putra Maryam

Orang-orang Yahudi membunuh Yesus. Alasan yang paling utama ialah Yesus mengklaim, mengakui diriNya adalah Tuhan semesta alam. Jadi, bukan orang Yahudi yang membuat Yesus menjadi Tuhan. Mustahil seorang manusia dapat dibuat menjadi Tuhan, tetapi Tuhan Mahakuasa pasti bisa menjadi manusia. Karena pengakuannya inilah, Yesus dalam seluruh kodrat insaninya mati di atas kayu salib. Diskusi bisa sangat panjang. Bagaimana mungkin Tuhan bisa mati dan lebih lagi bisa dibunuh oleh manusia.? Pertanyaan itu mudah manakala anda mengerti bahwa Yesus memiliki kodrat yang unik yakni ilahi dan insani. Ia mati layaknya seorang manusia, namun Ia hidup dan bangkit dari kematiannya layaknya Tuhan yang tidak takluk kepada maut.

4. [9.31] …mereka [Yahudi] hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.

Ketika kita membaca sejumlah pernyataan si pembicara dalam Alquran, kita memiliki kepastian bahwa perkataan si pembicara dalam ayat ini tentu tidak tepat. Pembicara meyakini bahwa Yahudi disuruh untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa, namun si pembicara juga berkata: “Tidak ada Tuhan”, selain Tuhan Yang Maha Esa. Ini berarti bahwa TUHAN HANYALAH TUHAN YANG MAHA ESA, SELAIN ITU SALAH

Teks yang parallel:

a. Al Baqarah (2) 163 Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Tuhan adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Di sini disangkal segala bentuk atribut lain yang dikenakan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kalau Tuhan adalah Tuhan Yang Maha Esa, maka sudah pasti Esa juga namaNya. Kodrat/hakikatnya juga Esa, bukan lainnya, misalnya atribut/nama Allah.

b. An Nahl (16) 22 Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Ini jelas: Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, jadi bukan “Allah Yang Maha Esa”.

c. Ash-Shaaffat (37) 4 Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.

Tuhanmu benar2 Esa, maka apanya yang Esa? Tentu semuanya saja yang menyangkut Tuhan. Jika kata Esa berarti Satu/Tunggal secara matematik/numeric, maka ayat ini menolak semua predikat lainnya. Dia menolak predikat bahwa Tuhan adalah Allah.

d. Fush Shilat (41) 6 Katakanlah: … bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya.
Tetaplah pada jalan yang lurus yakni Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, dan bukan Allah Yang Maha Esa. Inilah jalan yang lurus. Jika kamu menucapkan selain yang demikian, maka mohonlah ampun kepadaNya. Kepada siapa? Tidak lain kepada Tuhan Yang Maha Esa, bukan Allah.

e. Al Baqarah (2) 133 Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

Hanya kepada siapa kamu menyembah? Hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, bukan Allah Yang Maha Esa. Mustahil adalah dua yang maha esa. Ada Tuhan di satu pihak, dan ada Allah di pihak lainnya. Yang Maha Esa itu adalah Tuhan.

f. Al Maidah (5) 73 Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

Ini jelas. Kafirlah orang yang berkata: Allah salah satu dari tiga. Allah, ya Allah. Tidak mungkin ada tiga Allah. Demikian juga Tuhan Yang Maha Esa, ya Tuhan Yang Maha Esa. Tidak mungkin ada Tuhan Yang Maha Esa lainnya, mustahil ada Allah Yang Maha Esa di samping Tuhan Yang Maha Esa. “SEKALI-KALI TIDAK ADA TUHAN SELAIN DARI TUHAN YANG MAHA ESA, SELAIN ITU SALAH”

Lihatlah yang berikut ini:

a. Shaad (38) 65 “sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan.

Teks ini jelas bertentangan dengan perkataan Alquran di atas. Manakah yang benar: “sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan. Atau sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa.
Anda akan mudah terkecoh oleh asumsi bahwa Allah sama dengan Tuhan. Jika hal itu benar, maka seluruh pernyataan Alquran adalah salah.

b. Al An'am (6) 19-Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". … Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui." Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)".

Perhatikan dengan cermat!!!

“Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah? Katakanlah: "Aku tidak mengakui." Jadi, tidak ada Tuhan lain di samping Allah. Itu berarti TIDAK ADA/MENYANGKAL “Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Yang ada hanyalah “Allah. Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa”.

c. Al Hajj (22) 34 Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).

Kami [boleh jadi Allah itu sendiri, barangkali juga para malaikat yang menyalurkan wahyu Allah, bisa juga Rohul Kudus/Jibril] syariatkan menyebut nama Allah atas penyembelihan binatang kurban. Itulah alasan mengapa “Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa”, dengan demikian maka Allah tetaplah Bukan Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan, bukan Allah.

d. Ar Ra'd (13) 16 Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah"….Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa".

Sampai pada titik ini, Anda barangkali merasa mendapat menjelasan yang terang bahwa Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi justeru di sinilah letak permasalahnnya yang sangat tragis. Teks ini sekaligus memukul teks-teks yang sudah kita sebut sebelumnya.

• Ternyata SALAH TOTAL BAHWA “Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; TIDAK ADA TUHAN MELAINKAN DIA Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. TERNYATA TUHANMU ADALAH ALLAH dan YANG MAHA ESA ITU adalah ALLAH dan bukan TUHAN.
• Ternyata SALAH TOTAL BAHWA sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. TERNYATA Tuhan bukan Tuhan Yang Esa, MELAINKAN ALLAH YANG ESA.
• Ternyata SALAH TOTAL BAHWA bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya. TERNYATA Tuhan kamu BUKAN TUHAN Yang Maha Esa, MELAINKAN Tuhan kamu adalah Allahlah Yang Maha Esa.


Kejanggalan-kejanggalan seperti ini memang tidak kentara dan mudah dibengkokkan oleh pendakwa Islam. Namun, apa yang buruk tetap akan terungkap. Kebenaran memerdekakan setiap orang yang mencarinya dengan tulus. Jadi, sesembahan yang diutarakan oleh Alquran ini begitu kabur dan saling silang. Semua itu ditimpakan kepada Yahudi.

Yahudi
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Debat Islam :: Alquran

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik