Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

DISTORSI MATIUS 7: Negeri Zebulon dan Naftali.

 :: Kesaksian :: Buddha

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

DISTORSI MATIUS 7: Negeri Zebulon dan Naftali.

Post  s4l4s22 on Tue Oct 04, 2011 4:29 pm

Setelah penangkapan Yohanes Sang Pembaptis, Matius melaporkan bahwa Yesus meninggalkan hutan belantara Yudea, kembali ke Galilea, kemudian pindah dari Nazaret ke Kapernaum, sebuah kota yang terletak di pinggir utara Laut Galilea (Danau Tiberias). Di tempat ini, Yesus konon memulai kerasulannya sendiri. Lagi2, Matius beranggapan bahwa peristiwa ini telah memenuhi nubuat datangnya seorang Juru Selamat. Berikut tulisan Matius:

4:13 Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
4:14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, yang dihuni orang-orang non Yahudi, -- *
4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."

Tulisan Matius di atas didistorsi dari Kitab Yesaya berikut ini:

9:1. (8-23) Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea yang dihuni oleh pelbagai umat. **
9:2 (9-1) Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. ***

Matius tidak mengutip dari Yesaya di luar konteks yang sebenarnya, tetapi Matius memberikan uraian yang agak bebas dan mudah dari teks yang sebenarnya. Dalam hal ini, menarik untuk mencatat adanya perubahan dari "pelbagai umat" dalam Yesaya menjadi "orang2 non Yahudi" dalam Matius. Perubahan ini tidak bisa dinisbahkan kepada Matius, tetapi kepada masing2 penerjemah Yesaya dan Matius ke dalam bahasa Inggris atau bahasa lainnya.

Bagaimanapun, kendati terdapat uraian yang bebas dan mudah tentang Yesaya yang diterjemahkan oleh Matius, penggunaan nubuat Perjanjian Lama oleh Matius ini mungkin sama akuratnya dengan representasi keterangan Perjanjian Lama yang dibuat Matius selama ini. Satu2nya persoalan signifikan adalah bahwa Matius agaknya merepresentasikan kerasulan Yesus kepada orang2 non Yahudi di wilayah timur Sungai Yordan, sementara Yesus sendiri menyangkal bahwa dirinya mengemban misi kerasulan di luar "negeri Israel", dan karenanya, persoalan itu menjadi banyak diperdebatkan.

Keterangan:

* "Galilea, yang dihuni orang-orang non Yahudi", dalam versi Alkitab Indonesia diganti menjadi "Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain"

** "Galilea yang dihuni oleh pelbagai umat", dalam versi Alkitab Indonesia diganti menjadi "wilayah bangsa-bangsa lain". Tujuannya sudah jelas, yaitu untuk menciptakan persamaan antara teks Yesaya dengan pemenuhan nubuat yang dikarang Matius. Sebagai perbandingan, lihat versi Alkitab: Douay Rheims, King James Version 1611, dan New American Bible.

*** Perhatikan juga perubahan inisial "t" (kecil) pada kata "terang" dalam teks Yesaya, diubah menjadi "T" (besar) pada kata "Terang" dalam teks Matius. Perubahan ini dilakukan oleh masing2 penerjemah Alkitab ke dalam bahasa umatnya masing2, yang tidak lain untuk mengelabui para pembaca Alkitab bahwa seolah2 nubuat Yesaya tersebut telah terpenuhi oleh Yesus.


s4l4s22

Jumlah posting : 143
Join date : 15.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Kesaksian :: Buddha

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik