Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

PUISI KENIKMATAN CINTA

 :: Debat Islam :: Hadis

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PUISI KENIKMATAN CINTA

Post  s4l4s22 on Sat Oct 08, 2011 10:27 am


(Kidung Agung 7:1-13)


Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.

Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.

Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.

Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.

Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.

Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!

Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!

Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!


(Firman Tuhan atau rangsangan sex?)



Tambahan tentang coitus interuptus (onani) dalam Alkitab:

Kitab Kejadian:

38:8 Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: "Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu."

38:9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.

(Firman Tuhan atau buku sex?)


s4l4s22

Jumlah posting : 143
Join date : 15.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: PUISI KENIKMATAN CINTA

Post  DREphantom15 on Sun Oct 09, 2011 2:10 am

s4l4s22 wrote:

(Kidung Agung 7:1-13)


Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.

Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.

Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.

Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.

Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.

Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!

Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!

Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!





Saya harap bro mau membaca tulisan berikut ini dengan hati tenang. Jangan keburu curiga untuk membela diri atau menyerang kamu. Tulisan ini semata-mata untuk menjelaskan bagaimana seharusnya, dan bagaimana mazur2 dan kidung-kidung dalam alkitab dimengerti sesuai dengan maksud pengarangnya dan penghayatannya oleh umat beriman.


Pernah jatuh cinta? Bagaimana rasanya? Aha ... sejuta rasanya ... Rasanya tidak perlu dijelaskan, lihatlah industri perfilman, musik, kesusasteraan semua berlimpah membahas fenomena ini. Bagi anak muda, tentunya tidak sukar memahami gejolak-gejolak ini, bukan? Atau malah tidak bisa memahami? He he he ...Smile

Orang yang jatuh cinta bisa jadi super kreatif. Mencoba mencari segala cara untuk menyenangkan kekasihnya. Hari ulang tahun, kasih kado. Hari Valentine kirim bunga. Hari Natal, hari Paskah, hari Proklamasi, hari Pahlawan semua dijadikan alasan untuk memberi. Kalau lagi kepengen ngasih kado, ngga ada hari pun bisa menciptakan sendiri, misalnya hari peringatan 149 hari ketemu, atau hari peringatan Pangeran Diponegoro jatuh dari kudanya.

Mungkin cuma orang yang jatuh cinta tahan menunggu bertahun-tahun, bahkan sekalipun tanpa kepastian. Cuma orang yang jatuh cinta, tahu sesaknya rasa rindu. Cuma yang jatuh cinta harus menelan pedihnya kangen yang ngga kesampaian. Orang yang jatuh cinta rela berubah. Yang pelit jadi royal kalau sedang jatuh cinta. Yang buta kesusasteraan, mencorat-coret dinding kamarnya dengan puisi cinta.

Ajaib ya? Tapi nyata ....

Ribuan tahun yang lalu, Raja Salomo pun menuliskan sajak-sajak cinta yang dibukukan dalam Kidung Agung. Ia menggambarkan gejolak hasrat mempelai perempuan (he beloved, yang terkasih) untuk mencari mempelai pria, seperti dalam Pasal 3. Begitu bersemangatnya ia mencari, ketika ia bertemu peronda kota, seolah tak menanti jawabnya, ia pergi terus mencari (3:3). Sekali ia menemukan, ia tak mau melepaskan (3:4). Pasal 5 adalah paralel pasal 3, namun menggambarkan rindu yang tertahan. "...sakit asmara aku!" tulis Salomo menggambarkan cinta sang terkasih (5:Cool.

Nah, ini rahasianya. Senandung cinta Kidung Agung, bukan sekedar antologi puisi cinta. Itu bukanlah sekedar kumpulan sajak-sajak cinta yang tak berhubungan, lalu dibukukan tanpa arti. Ini adalah gambaran cinta antara Allah dengan umatNya. Antara Kristus dengan gereja. Antara Allah dengan kita, dengan Anda dan saya.

Chong Ser Choon, dekan Singapore Bible College, menggambarkan bagaimana Alkitab menyiratkan keintiman rohani melalui perjalanan progresif:

1. Allah pencipta dan manusia makhluk ciptaan (Kej 1:1, 2:7)
2. Allah Yahweh dan manusia sebagai bangsa pilihan Allah (Kel 19:3-6)
3. Yesus Tuhan & Juruselamat dan manusia pendosa dan pelayan (Lukas 2:11)
4. Allah Bapa dan manusia anak-anakNya (Mat 6:9-13)
5. Tuhan sahabat, manusia sahabat (Yoh 15:15)
6. Allah mempelai pria, dan manusia mempelai perempuan (Wah 21:1-2)
7. Kekasih dan yang dikasihi (I Yoh 4:19)

Intim dengan Allah? Dengan cinta seperti kekasih? Ah, masa bisa...? Mungkin Anda bertanya-tanya?

Kekristenan bukan sekedar disiplin ilmu. Bukan teori. Masuk sekolah Alkitab, membaca semua buku teologi yang ada di perpustakaan tidak menjamin dekat dengan Allah. James Houston, pendiri Regent College, menulis, "Kita mengenal Allah begitu sedikit, walau begitu banyak literatur teologis yang telah ditulis. Bahkan banyak dari literatur itu hanyalah permainan para teolog yang menyepelekan, bukannya memperkaya iman kita."

Kekristenan juga bukan ritual. Salah besar, kalau kita kira kehidupan Kristen adalah sederetan kegiatan pelayanan. Silahkan sibuk melayani dari pagi sampai malam, Tuhan tidak ada dalam ritual kegiatan.

Kekristenan itu, kalau digambarkan dalam Kidung Agung, adalah seperti yang digambarkan biarawan Bernard dari Clairvaux, seorang biarawan Perancis abad 12, yang menulis:

"Takut memotivasi seorang hamba untuk taat pada tuannya. Upah bagi seorang pekerja untuk bekerja pada majikannya. Murid segan pada gurunya. Anak hormat pada bapanya. Namun dia yang meminta ciuman adalah seorang kekasih."

Kidung Agung dimulai dengan ciuman. Inilah gambaran hasrat rohani yang rindu berhubungan intim dengan Allah!

Mungkin selama ini kita terpenjara oleh kerangka rasionalistik, sisa-sisa modernisme. Segala sesuatu harus diterima oleh rasio. Emosi dianggap sesuatu yang tabu. Katakan, adakah cinta tanpa emosi?

Kalau saja cinta yang membara ini yang menjadi dasar hubungan kita dengan Allah, betapa indahnya! Tentu kita ingin mentaati semua perintah Allah, namun lebih dari itu kalau ketaatan itu membual dari mata air cinta, yang bergejolak kepadaNya. Kalau saja kita bisa mentaati Dia, bukan sekedar tugas atau disiplin, bukan soal cari berkat atau takut hukuman, namun sungguh sederhana, hanya karena sukacita cinta. Cinta seorang terkasih yang menemukan kekasihnya dan tak mau melepaskannya. Displin dan takut boleh saja menggerakkan kita untuk taat, tapi berapa lama? Namun cinta tidak menyerah ..... O, Salomo menuliskan dengan indah (8:6-7): "...karena cinta kuat seperti maut, kegairahannya gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala apinya Tuhan! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.." Kalau hidup kita dengan Allah diwarnai hasrat cinta seperti ini ....

Kedewasaan rohani, kata Jack Deere, mantan professor Dallas Theological Seminary, bukan soal memperoleh pengetahuan Alkitab yang njlimet, juga bukan memiliki karunia-karunia yang dahsyat dan spektakular. Namun soal berbagi perasaan dengan Allah, dan mendengarkan suaraNya.

Hanya orang-orang yang jatuh cinta dengan Allah kemudian bisa menulis seperti Pemazmur,
"Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini
diam di rumah Tuhan seumur hidupku
dan terpesona akan keindahanMu......."
(terj. bebas NIV Mzm 27:4).

DREphantom15

Jumlah posting : 161
Join date : 11.06.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: PUISI KENIKMATAN CINTA

Post  DREphantom15 on Sun Oct 09, 2011 2:56 am

s4l4s22 wrote:

(Firman Tuhan atau rangsangan sex?)

Tambahan tentang coitus interuptus (onani) dalam Alkitab:

Kitab Kejadian:

38:8 Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: "Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu."

38:9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.

(Firman Tuhan atau buku sex?)
Kalau bro memandang Alkitab sebagaimana anda memandang Alquran, itu salah. Menurut Anda, Alquran 100% firman Allah. Manusia, terutama Muhammad tidak turut campurtangan di dalamnya. Allah sendiri yang menurunkan kata-katanya dari langit, bahkan titik koma, dan mungkin juga kertasnya.

Alkitab tidak seperti itu. Alkitab lain sekali. Tuhan telah membekali manusia ciptaanNya dengan otak, akal budi dan hati nurani. Bekal itu dicipta dengan tujuan agar manusia mampu mengenal Tuhan, berkomunikasi dengan Dia dan manusia dapat hidup layak di dunia yang fana ini.

Alkitab, seperti sering dijelaskan, bersifat ilahi dan insani. Tuhan sendiri bahkan telah menjadi manusia. Itulah keyakinan orang-orang Kristen. Anda betapa pun luas dan dalamnya pengetahuan Anda untuk mengubah iman itu, sia-sia. Bersifat ilahi karena Alkitab ditulis karena dorongan Roh Kudus. Maksudnya, apa-apa yang ditulis diterangi oleh Roh Tuhan sendiri, sehingga peristi atau pesan yang mau diungkapkan oleh pengaraang pasti benar. Bersifat insani karena Alkitab itu berisi hal-hal yang manusiawi.

Dua hal harus jelas bagimu ketika kamu membaca Alkitab. Pertama, point yang merupakan SABDA TUHAN dan point yang merupakan peristiwa manusiawi yang dikehendaki oleh Tuhan untuk ditulis.

Contoh:
Kitab Kejadian:

38:8 Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: "Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu."

Tentu kamu tahu bahwa ini adalah perkataan yang keluar dari mulut Yehuda kepada Onan. Jadi bukan Sabda Tuhan. Tetapi kata-kata yang keluar dari mulut Yehuda itu disetujui oleh Tuhan untuk dimuaat dalam Alkitab. Pertanyaannya: mengapa Tuhan setuju? Tuhan melalui peristiwa Onan ini mengajarkan banyak hal kepada manusia. Kita teruskan dulu.


38:9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.

Alasan ONAN MELAKUKAN COITUS INTERUPTUS jelas. Ia tidak mau memberikan keturunan kepada kakaknya. Apa akibat selanjutnya? Sayangnya kamu tidak mau membaca teks itu pada ayat berikutnya.

38:10 Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

TERNYATA APA YANG DILAKUKAN OLEH ONAN ITU JAHAT DIMATA TUHAN. Jadi, melalui peristiwa Onan ini kamu menjadi tahu bahwa coitus interuptus itu jahat dimata TUHAN. AKIBATNYA KAMU MATI SEPERTI ONAN. Tuhan menghendaki peristiwa Onan ini dicatat dalam Alkitab sebab kalau peristiwa ini tidak ditulis, kamu tidak akan tahu apakah coitus interuptus itu baik atau tidak dihadapan TUHAN. Jadi, janganlah coba-coba untuk melakukan hal yang sama seperti dilakukan oleh Onan.

Kita bisa mengatakan bahwa hal itu salah kalau TUHAN menyuruh ONAN untuk melakukan coitus interuptus, menyuruh memperkosa, menyuruh seks dengan pembantu, dll. Tetapi kalau sebuah peristiwa ditulis secara jelas dan terang, itu tidak masalah. Sama seperti kalau kamu menjadi saksi dipengadilan, kamu harus memberi keterangaan secara jelas, sehingga keputusan yang akan diambil oleh Jaksa bisa dipertanggungjawabkan.

Itulah bedanya Alkitab dan Alquran. Alquran menyuruh Muhammad dan muslim untuk ngeseks dengan pembantu, sedangkan Alkitaab melarangnya.

Bandingkan perkataan Allah Alquran berikut ini:

AL MU'MINUUN

[23.1] Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

[23.2] (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,

[23.3] dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,

[23.4] dan orang-orang yang menunaikan zakat,

[23.5] dan ORANG-ORANG YANG MENJAGA KEMALUANNYA

[23.6] KECUALI terhadap istri-istri mereka ATAU BUDAK-BUDAK YANG MEREKA MILIKI; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
[23.7] Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

Jadi, Alquran Allah yang satu ini jelas-jelas menyuruh Muhammad dan Muslim pada umumnya BERZINAH, minimal dengan budak, pembantu. Setiap pria muslim tidak harus menjaga kemaluan mereka dihadapan pembantunya. Apakah ini patut disebut FIRMAN DARI ALLAH YANG SUPER TAUHID ITU? Nah, seperti pertanyaan kamu: Alquran itu Firman Tuhan atau buku sex?, tepatnya buku yang mengajak kamu berzinah? Jelas Alquran Allah mengajak kamu berzinah, berzinah itu halal di mata Allah Tauhid itu.


DREphantom15

Jumlah posting : 161
Join date : 11.06.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: PUISI KENIKMATAN CINTA

Post  Sponsored content Today at 3:49 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Debat Islam :: Hadis

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik