Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Pertanyaan-Pertanyaan Untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim

 :: Debat Islam :: Hadis

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pertanyaan-Pertanyaan Untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim

Post  kabayan on Sat Jun 09, 2012 5:16 am

Qur’an mengatakan bahwa Allah tidak dapat mempunyai putra tanpa beristri, namun mengklaim Maria mempunyai putra tanpa bersuami. Tidakkah ini membatasi kemahakuasaan Allah, dan sekaligus menghujatNya, karena Maria mampu melakukan hal yang tidak dapat dilakukan Allah?


Tanya Ulang Oleh Kalangi
(Dikembangkan Dari WikiIslam)

Saya ex-Muslim. Kini bersyukur karena mendapat pencerahan setelah bergumul diri untuk menyidik 1001 isu-isu Islamik yang terus menerus mengganggu nurani dan akal sehat saya. Inilah sebagian daftar pertanyaan-pertanyaan yang layak untuk diper-tanyakan kepada setiap teman Muslim. Kita lakukan itu secara serial.


Massa FPI Makassar – sedang menggerebek toko penjual miras

1. Quran memandang khamar sebagai zat yang sangat dibenci Allah dan merupakan “pekerjaan Satan”, [1] Jika demikian, mengapa Quran juga memuji-muji[2] anggur dan menekankan bahwa khamar ini adalah hal[3] yang akan ditemukan di surga?

2. Ketika digunakan dalam ukuran yang wajar, para ahli medis justru menampilkan beberapa manfaat baik ketika seseorang mengkonsumsi alkohol. [4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15]. Daripada melarang untuk meminumnya, [1] bukankah sebaiknya Allah hanya melarang kita untuk menyalahgunakannya?



Jamaah Haji tengah mengambil air zam-zam di Mekah

3. Muhammad mengklaim Zamzam (air suci Islam) sangat berkhasiat dan dapat menyembuhkan banyak penyakit.[21] Lalu mengapa air itu mengandung level arsenik (arsenic levels) tiga kali di atas batas legal, kandungan nitrat yang tinggi, dan bakteri lainnya yang berpotensi bahaya?[22] Apakah Allah ingin secara diam-diam meracuni para pengikut-Nya?



4. Qur’an mengatakan bahwa Allah tidak dapat mempunyai putra tanpa beristri,[23] namun mengklaim Maria mempunyai putra tanpa bersuami.[24] Tidakkah ini membatasi kemahakuasaan Allah,[25] dan sekaligus menghujatNya, karena Maria mampu melakukan hal yang tidak dapat dilakukan Allah?



5. Apakah Allah sesembahan manusia sejak asali? Dalam Perjanjian Lama, nama pribadi Tuhan hanya YAHWEH dan itu disebutkan hampir 7000 kali! Nama pribadi Tuhan (bukan sebutan) tak mungkin berubah. Jadi dari mana tiba2 Muhammad mengubahnya menjadi ALLAH, sambil meniadakan YAHWEH?

Jika salah satu gelar Allah dalam Quran adalah sebagai “Penipu Daya Terbesar” – Mungkinkah Allah itu sesungguhnya adalah Satan itu sendiri???

6. Islam memproklamirkan 99 nama Allah (al Asma’ al Husna) dari pelbagai sumber (awas, bukan hanya dari Quran). Tapi ada satu nama Allah yang disebut sangat muhkamat dalam Quran (a.l. 3:54, 8:30 dll), tetapi tidak ditambahkan kepada 99 nama Allah, yaitu sebagai “Sang Penipu”/Khairul Makareen (Deceiver.)[26] Mengapa anda harus percaya kepada 99 nama gado-gado itu sementara nama ke 100-nya adalah “Penipu Terlicik” itu sengaja dihilangkan? Tidakkah tipu-daya hanya dilakukan oleh orang2 yang memang ketekoran sumber daya, alias “tak maha kuasa?”

7. Mengapa hampir semua deskripsi tentang Allah SWT identik dengan NON-EKSISTENSI? (Ia tidak berwujud, tidak berbentuk, tidak terbayangkan, tidak terpahami, tidak hadir keunsurannya dll). Kenapa Allah SWT tidak tampak bermanifestasi untuk dikenal oleh Nabi maupun umat-Nya? Kenapa ada pengakuan sebagai berikut, bahwa “Tidak ada bukti dan dokumentasi apapun tentang eksistensi ALLAH ini dan memang mustahil bisa membuktikan Allah”, demikian surat pengakuan sertifikasi Al-Azhar Al-Sharif Islamic Research Academy di Cairo, 27 Des. 1998?

8. Mengapa Allah terkesan harus menyogok para pengikut-Nya [29][30] untuk berperang dengan menjanjikan mereka barang jarahan (barang, uang, budak laki dan perempuan)? Kenapa unsur tamak dijadikan Allah sebagai motivator jihad yang suci?



Sabda Muhammad: “Barangsiapa meninggalkan agamanya (Islam), maka bunuhlah dia!!!

9. Maukah anda mempercayai sebuah partai politik yang tidak mengijinkan para mantan anggotanya untuk berpidah partai dan berbicara? Jika tidak, mengapa anda percaya kepada Islam, yang membunuh [31] orang murtad dan tidak mengijinkan [31][32] kritik?

10. Mengapa sangat banyak orang yang masih meninggalkan Islam (leave Islam[33][34][35][36][37][38][39][40][41] ) walaupun mereka mendapatkan ancaman mati karena melakukannya?


Terakhir diubah oleh pocowai tanggal Tue Jun 19, 2012 7:10 pm, total 1 kali diubah

kabayan

Jumlah posting : 128
Join date : 14.06.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Pertanyaan-Pertanyaan Untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim (Bagian 2)

Post  kabayan on Sat Jun 09, 2012 5:18 am

Tanya Ulang Oleh Kalangi
(Dikembangkan Dari WikiIslam)

11. Mengapa Quran berkata manis bahwa tidak ada paksaan (“no compulsion“) dalam beragama, padahal hukuman bagi sipemurtad, baik murtad yang “normal” maupun “pengkhianatan”,[42] adalah dibunuh mati? Dan kenapa sementara hukum ini diberlakukan, Islam justru memaksa dan memerangi orang kafir untuk pindah dari agamanya dan masuk Islam? (9:29).

12. Bahasa Arab klasik tidak mengenal huruf hidup dan titik (missing vowels and dots), seperti dalam skrip Hejazi yang masih banyak dibaca salah dan perlu revisi berulang kali. Jika Qur’an adalah “perkataan Tuhan” dalam bahasa orisinilnya Tuhan, mengapa Allah tidak menyatakannya dalam suatu bahasa yang telah dipersiapkan perkembangannya secara penuh?

13. Ketika seseorang non-Muslim mengkritik Qur’an, kenapa para Muslim mudah berdalih bahwa ia tak paham bahasa asli Quran? Padahal para sarjana mereka sendiripun praktis tidak juga paham dan sependapat akan bahasa asli Quran yang klasik dulu, apalagi skrip Hejazi yang sulit dimengerti atau diterjemahkan. Lalu untuk apa kamus-kamus bahasa Arab-Inggris yang paling shahih itu dipakai bilamana makna asli Quran (yang dikritisi negatif itu) tidak dapat diterjemahkan secara layak? [26] Lebih parah lagi, untuk apa Allah berbahasa Quran-asli yang praktis hanya dipahami persis oleh Muhammad seorang?

14. Orang Muslims percaya bahwa bagian-bagian tubuh kita akan bersaksi tentang dosa-dosa kita di akhirat.[50][51] Apakah hal itu juga berlaku untuk bagian-bagian tubuh yang didonorkan? Apakah darah orang kafir menjadi darah-haram (ada unsur babi/ haram) yang melekat ketika didonorkan kepada Muslim lewat transfusi?

15. Jika sunat adalah perintah Allah, bukankah seharusnya hal itu disebutkan jelas dalam Quran? Dan mengapa Allah membiarkan Muhammad tanpa bersunat, malah tidak memerintahkannya untuk bersunat seperti halnya dengan Ibrahim (dan seluruh keturunannya)? Padahal Muhammad mengatakan berkali-kali ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? (2:135, 3:95, 6:161 dll).

16.Mengapa Allah melarang pria memakai sutra? [52] Mengapa Ia perlu repot mengurusi jenis bahan pakaian yang anda kenakan? Padahal Ia tidak juga mereweli Adam dan Hawa yang memakai pakaian sekenanya: cawat dari daun-daunan! (29:121).

17.Allah mengatakan agar anda Muslim tidak mengambil orang non Muslim sebagai “teman dan pelindung” (“friends and protectors”).[60][61][62] Lalu mengapa orang Muslim tidak menolak, malah menerima dan bersyukur atas bantuan dari orang-orang non Muslim?

18.Anak-anak kecil bisa berfantasi dan percaya Cinderella berbicara pada burung-burung, tikus dan benda-benda. Apa yang membuat anda Muslim lebih pintar daripada seorang anak kecil tatkala anda percaya buta bahwa nabi Sulaiman, seperti dikatakan Qur’an,[64] berbicara dengan semut?

19.Qur’an tidak pernah mengatakan bumi ini bulat, melainkan datar seperti hamparan permadani.[65][66][67] Tidak seorangpun yang pernah melihat sebuah permadani bulat. Tetapi belakangan diplintir dengan mengguna-kan kata “Kurah” (bahasa Arab untuk bulat) di depan kata “bumi” seperti yang terdapat di banyak teks bahasa Arab dewasa ini. Apakah Allah menerapkan pemelintiran kata-kata baku?

20.Mengapa setiap tahun orang Muslim di belahan dunia yang berbeda tidak dapat sepakat kapan dimulainya Ramadan? Apakah Allah menggunakan kalkulasi-kalkulasi astronomis yang sudah ketinggalan jaman karena ia berpikir bumi ini datar? (Earth was flat)

Sumber: buktidansaksi.com

kabayan

Jumlah posting : 128
Join date : 14.06.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Pertanyaan-Pertanyaan untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim (Bagian 3)

Post  kabayan on Sat Jun 09, 2012 5:20 am

Khusus Tentang Poligami

21.Mengapa Allah membeda-bedakan hukum-Nya bagi EMPAT jenis manusia ciptaan-Nya dalam kaitan “ber-suami-istri”: (1).Kenapa kepada pria diturunkan hukum pasti bahwa mereka diijinkan mempunyai empat istri (four wives[87]). (2).Kenapa kepada Muhammad tidak dikenakan hukum tsb untuk menjadi model bagi umatnya, melainkan dibiarkan, alias tidak diturunkan batasan pasti apapun. (3).Kenapa kepada wanita merdeka hanya boleh mempunyai satu suami? (4).Sedangkan kepada wanita budak boleh dikawini oleh majikan Muslim yang mana saja (yang berturut-turut menjadi majikannya), diantara budak-budak perempuan lainnya (4:24, 25, 23-5-6, 70:30, dll).

22. Mengapa memiliki 4 istri diijinkan tetapi memiliki 5 istri dilarang?

Mengapa wahyu poligami (4:3) begitu terlambat dimunculkan oleh Muhammad (padahal praktek poligami telah berkecamuk lama diman-mana sebelum-nya), yaitu baru diwahyukan setelah belasan tahun Islam muncul?! Tepatnya wahyu sepertinya harus menunggu meninggalnya istri Muhammad yang pertama dan satu-satunya (Khadijah) mati? Dan baru muncul ketika Muhammad siap kawin-mawin poligami sepeninggal istrinya.

23. Poligami itu sering didalilkan Muslim sebagai fitrah-manusia dari Tuhan bagi kemanusiaan dan solusi keluarga. Bila begitu, tentu pihak isteri akan menyambut baik setiap gagasan suaminya untuk berpoligami. Tetapi mengapa banyak wanita Muslim justru tidak setuju sekalipun Allah dan Muhammad mengijinkan poligami? Dan mengapa Muhammad sendiri justru melarang putrinya, Fatima, dipoligamikan oleh Ali bin Abi Talib, kecuali kalau Ali menceraikan Fatima dulu? (Bukhari V7, B62, No.157)

24. Mengapa Nabi sebagai ayah dari Fatima bisa berkata, “Fatima adalah bagian dari tubuh saya, dan saya benci melihat apa yang dibencinya, dan apa yang menyakitinya, adalah juga menyakiti saya” (Bukhari V7, B62, No.157), tetapi Nabi tidak bisa peka terhadap ayah-ayah Muslimah yang juga akan merasa disakiti bila putrinya dikawinkan dengan pria beristri?!

25. Apakah hati nurani ibu-ibu salah ketika mereka mencatat bahwa dibalik setiap poligami terdapat dusta, ketidak-setiaan, penyudutan, intrik-intrik, alih-kasih, kemunafikan, tekanan atau penguasaan terhadap sang isteri (uang dipakai sebagai pengontrol istri)?! Adakah poligami yang terasa mulia dan luhur kebatin terdalam dari manusia? Siapakah diantara orang tua yang bernaluri ingin anak-anak gadisnya dipoligamikan sejak semula?

26. Kenapa Allah mengizinkan para Muslim berpoligami asal bisa berlaku adil, sedangkan Dia tahu bahwa mereka PASTI tidak bisa berlaku adil. “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian…” (4:129). Bukankah hakekat dasar dari hasrat untuk “beristri-baru” itu sudah merujuk kepada “pergeseran preferensi” sang suami terhadap istri tua, dan itulah bibit ketidak-adilan? Kalau sudah begitu, kenapa Allah tidak melarang poligami saja?!

27. Menurut anda sudah benar dan adilkah (righteousness-nya Tuhan Sorgawi) seorang pria dapat menceraikan istrinya dengan alasan apapun (dengan meng-ucapkan “talak” tiga kali)[88] sedangkan seorang wanita harus mengajukan kasusnya di hadapan hakim?

28. Pantaskah Muhammad yang dia sendiri menikahkan anak angkatnya Zaid bin Muhammad dengan Zaynab binti Jahsy, tetapi dia pulalah sosok dibalik yang menceraikan rumah tangga mereka, atas nama Allah? (33:37, Bukhari, book 93, no.516).

29. Zainab selalu membanggakan dirinya didepan para istri-istri Nabi yang lain dengan berkata: “Kalian dikawinkan oleh keluarga kalian, sedangkan saya dikawinkan (dengan Nabi) oleh Allah sendiri dari langit ketujuh” (Bukhari, book 93, no.516). Itu adalah fakta yang tidak bisa dibantah oleh isteri-isteri Nabi yang lain. Kalau begitu kenapa Allah, Quran dan Muslim tidak menempatkan Zainab sebagai Muslimah yang paling mulia diseluruh jagad, dan bukan Khadijah, Asiyah (istri Fir’aun) atau Fatima yang namanya bahkan tidak muncul dalam Quran kecuali diusung-usung oleh Muslim saat ini? (Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah III h.419 hadis no.1424).

30. Seorang pria Muslim diperbolehkan melakukan seks dengan 4 istri,[87] gundik-gundiknya, budak-budaknya,[89][90] dan dengan tawanan perang.[78] Melakukan hubungan seks sebelum nikah (dengan budak-budaknya), perzinahan, perkosaan dan poligami (adultery, rape, and polygamy). Bahkan boleh kawin mut’ah untuk melepas syahwat sementara dengan membayar sehelai kain? (Sahih Muslim, Book 8 no. 3243, 3246, 3247 dst). Apakah menurut anda semua ajaran ini bermoral? Dan bagaimana perbandingan moral Muhammad ini dengan moral Isa Al-Masih dan ajaran agama lain, atau bahkan dibandingkan dengan moral dari budi-akhlak manusia biasa?

30a. Ulama Islam selalu berdalih: “Sebelum turun ayat ini (4:3), poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w”. Baiklah. Tetapi kapan Allah pernah turunkan ayat sejenis sebelum Muhammad untuk berpoligami-ria? Dapatkah Ulama Islam menjawab berdasarkan sumber Islam sendiri kapan dan Nabi siapa yang pertama-tama memulai poligami didunia ini?

NOTE. Untuk mereduksi citra buruk poligami Islamik ini, Muslim memang sering mendalilkan bahwa para nabi sebelum Muhammad juga sudah melakukan praktek poligami, dan ini tercantum juga dalam Alkitab. Wah, perbandingan head-to-head yang semakin sesat bahkan terkesan menipu! Beberapa nabi dalam Alkitab memang melakukan praktek poligami, namun samasekali BUKAN karena adanya hukum Tuhan. Tidak satu ayatpun di Alkitab dimana Tuhan melegalkan poligami. Tidak Adam, tidak Nuh, tidak Ibrahim, Musa Daud atau Nabi manapun (termasuk Sulaiman yang beristri/ bergundik 1000) yang pernah mengatakan bhw Tuhan melegalisasikan poligami bagi umat-Nya! Tuhan sejak semula menciptakan satu Adam dan satu penolong yang sepadan baginya (Kejadian 2 ayat 18) dan itulah design mulia sepasang Adam-Hawa “sehingga keduanya menjadi satu daging” (ayat 24).

Praktek poligami baru terjadi dalam generasi-generasi belakangan karena pilihan nafsu dan kekerasan hati mereka pribadi yang menyimpang dari konsep- kesepasangan design Tuhan, “Dia menjadikan kamu berpasangan” (35:11). Nabi-nabi juga manusia berdosa yang bisa tergelincir, kecuali Yesus. Lihat lumuran dosa-dosa mereka, termasuk Muhammad sendiri yang mengakuinya pula (Sura 2:36; 7:22, 23; 26:82; 28:15, 16; 38:24, 25; 37:142; 40:55; 47:19; 48:1,2 dll).


Maka Yesus menegaskan kembali kesepasangan yang mulia ini ketika Ia berkata secara definitif: “Mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:6). Ingat, agama bangsa Semitik yang lebih tua seperti Yudaisme dan Kristianitas tidak melegalkan poligami, kecuali Muhammadanisme! Dan Muhammad bahkan berani meneruskan versi poligami dia sendiri berlaku sampai kepada surga, dimana nikmat syahwat setiap pengikutnya tersalur bersama para bidadari cantik atau 72 bidadari yang selalu perawan (44:54, 55:56, 55:70-76, Misykat al-Mashabih dll) tanpa menghiraukan keberadaan 1, 2, 3, 4, atau lebih dari isteri-isteri mereka yang sudah pernah dikawininya didunia!

kabayan

Jumlah posting : 128
Join date : 14.06.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertanyaan-Pertanyaan Untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim

Post  Sponsored content Today at 8:00 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Debat Islam :: Hadis

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik