Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Hal-Hal Yang Harus Dihindari Dalam Toleransi

 :: Kesaksian :: Hindu

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Hal-Hal Yang Harus Dihindari Dalam Toleransi

Post  Duel on Fri May 06, 2011 11:02 pm

Mencampur Adukkan Antara Loyalitas Dan Toleransi

Al-Ustadz da'i Sayyid Quthub Rahimahullah menjelasakan: "Sesungguhnya toleransi Islam bersama Ahlul Kitab merupakan satu sisi & menjadikan mereka sebagai kekasih adalah sisi lain lagi. Namun kedua hal ini, terkadang masih kabur bagi sebagian kaum muslilim yg jiwanya tdk jelas melihat secara sempurna tentang hakikat agama & tugasnya. Gambarannya sebagai pergerakan manhaj realistis mengarah kepada perkembangan yg terjadi di muka bumi ini, sejalan dg gambaran Islam yg tabi'atnya berbeda dg segenap gambaran yg diketahui oleh manusia. Dari sini gambaran-gambaran & aturan-aturan yg menyelisihi sebagaimana bertolak belakang pula dg syahwat manusia, penyimpangan & kefasikan mereka dari manhaj Allah. Dan masuklah ia ke dalam medan laga. Tiada alasan lagi, dia harus mengembangkan realita baru yg dia inginkan & akan terjadi pergerakan positif yg berkembang.

Orang-orang yg masih kabur tentang hakekat kebenaran, nilai hakikat akidah mereka berkurang menurut perasaan yg bersih. Sebagaimana IQ yg cerdas menunjukkan berkurangannya pengatahuan mereka tentang tabi'at perlagaan ini & tabi'at sikap ahlul kitab tentangnya.

Mereka melupakan pengarahan-pengarahan Al-Qur'an yg jelas gamblang tentang masalah ini, sehingga mereka mencampuradukkan antar seruan Islam kepada sikap toleransi dalam bermuamalah dg ahlul kitab, berbuat baik kepada mereka dalam masyarakat muslim yg mereka tempati & menunaikan hak-hak mereka, dg sikap loyalitas yg tdk boleh diberikan kecuali kepada Allah, Rasul-Nya & kaum muslimin.

Mereka melupakan apa yg telah ditetapkan dalam Al-Qur'an, bahwa ahlul kitab sebagiannya adalah pembela atas sebagian yg lain dalam memerangi kaum muslimin, hal ini adalah watak yg melekat pd mereka, mereka marah kepada seorang muslim karena keislamannya, mereka tdk akan ridlo kepada muslimin kecuali bila dia meninggalkan agamanya & mengikuti agama mereka, mereka senantiasa memerangi Islam & kaum muslimin, & mereka telah menampakkan kebenciannya lewat mulut-mulut mereka sementara apa yg mereka sembunyikan dalam hati lebih besar lagi & seterusnya dari ketetapan-ketetapan yg tegas ini.

Sesungguuhnya seorang muslim dituntut utk bersikap toleran terhadap ahlul kitab, namun dia dilarang menunjukkan sikap loyalitas kepada mereka dalam artian saling membela & bersahabat karib dg mereka.

Sesungguhnya cara dia utk memantapkan agamanya & merealisasikan aturan-aturannya tdk mungkin sejalan dg cara ahlul kitab, walaupun mereka menampakkan sikap toleransi & loyalitas namun sikap ini tdk sampai pd keridloan mereka supaya dia tetap pd agamanya & realisasi aturannya, & tdk akan cukup buat mereka loyalitas sebagian atas sebagian yg lain utk memerangi & menipunya.

Sungguh merupakan puncak kedunguan & kelengahan bila kita mengira, bahwa kita & mereka dapat sejalan & bergandengan tangan utk memantapkan agama ini dihadapan orang-orang kafir & atheis, bila perlagaannya bersama muslim ………" (Fi Dhilalil Qur'an 2/759-760)

(Disalin dari kitabToleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an & As-Sunnah, oleh Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilali, terbitan Maktabah Salafy Press, hal. 49-50, penerjemah Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi.)
__ Foote Note
. Beliau membawakan ucapan Sayyid Quthub ini sebagai pelajaran buat pengagumnya bukan sebagai sandaran, padahal beliau (Sayyid) adalah seorang ahli bid'ah yg memiliki banyak penyimpangan -lihat At-Tasfiyah Wat Tarbiyah karya Syaikh Ali Hasan hal.6, & karya Syaikh Rabi' tentang penyimpangan Sayyid Quthub, diantaranya: Adlwa' Islamiyah 'ala Aqudati Sayyid Quthub wa Fikratih. (pent)
Penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali & diterbitkan oleh almanhaj.or.id

Duel

Jumlah posting : 86
Join date : 18.04.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Kesaksian :: Hindu

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik