Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 2 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 2 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Apa Itu As-Samahah [Toleransi]?,

 :: Kesaksian :: Hindu

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Apa Itu As-Samahah [Toleransi]?,

Post  Duel on Fri May 06, 2011 11:05 pm

TOLERANSI ISLAM MENURUT PANDANGAN AL-QUR'AN DAN AS-SUNNAH

Pendahuluan

Sesungguhnya segala puji bagi Allah kita memuji-Nya, meminta pertolongan & ampun kepada-Nya, kita berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kita & kejelekan amal-amal kita.

Barangsiapa yg diberi petunjuk oleh Allah, maka tdk ada yg dapat menyesatkannya & barangsiapa yg Allah sesatkan, maka tdk ada yg dapat menunjukinya.

Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yg berhak diibadahi selain Allah semata, tdk ada sekutu bagi-Nya & saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba & utusan-Nya.

Amma ba'du.
Sesungguhnya sikap toleransi dalam Islam sangat nampak pd setiap perintah & larangannya. Bahkan sampai kedetailnya, maka seharusnyalah sikap ini menjadi kebangkitan baru utk menapaki mutiaranya, setiap liku-liku & aturan-aturannya.

Sikap toleransi Islam ini tdk pernah walaupun sehari, menjadi sebuah kilauan emas yg membuat orang-orang berdesakan mengejar fatamorgana di siang yg terik, orang haus mengiranya air namun tatkala didatangi, dia tdk mendapatkan apa-apa. Tapi sikap toleransi Islam ini lebih besar daripada mafhum kemanusiaan yg dielu-elukan oleh yayasan-yayasan & paguyuban jahiliyah di masa kini, dimana, dg ucapan-ucapan indah mereka menipu berbagai suku bangsa & kabilah, karena toleransi Islam memiliki makna yg luas mencakup hewan & tetumbuhan & mempunyai prinsip bahwa hubungan seorang muslim dg makhluk lainnya adalah rasa kasih & sayang walaupun dalam hal membunuh & menyembelih.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya: Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik (ihsan) atas segala sesuatu. Jika kalian membunuh (dalam qishah / perang, -pent) maka berbuat baiklah dalam cara membunuh, & bila kalian menyembelih, maka berbuat baiklah dalam cara menyembelih, hendaklah salah seorang diantara kalian menajamkan parangnya & menyenangkan sembelihannya" (Hadits Riwayat Muslim No. 1955, Ashabus Sunan & yg lainnya)

Toleransi dalam Islam lebih dalam (nilai kandungannya) daripada mafhum kemanusiaan masa kini, karena toleransi ini menembus penampilan dhahir & yg kasat mata sampai ke dasar lubuk hati yg paling dalam.

Toleransi dalam Islam lebih kekal dari mafhum kemanusiaan masa kini yg akan habis dg punahnya jenis manusia di muka bumi ini, karena toleransi ini akan menyambungkan seorang muslim dg kehidupan akhiratnya, di mana dia akan kekal berkat rahmat dari Tuhannya di dalam surga yg penuh kenikmatan & dia akan mewarisi Al-Firdaus Al-A'la menurut kadar andilnya dalam toleransi ini.

Keheranan-ku tdk pernah hilang terhadap para penulis Muslim yg menjuluki Toleransi Islam dg "Kemanusiaan Islam", mereka menyerupai ucapan orang-orang kafir.

Mereka ini tatkala melakukan tindakan tadi telah terjatuh dalam kesalahan bertumpuk, sebagiannya lebih tinggi dari yg lainnya.

Pertama, mereka telah mengganti kebaikan dg sesuatu yg amat jelek, dimana mereka lebih mengedepankan istilah yg dibuat orang sekarang & menolak istilah Islami yg termuat dalam ayat-ayat Al-Qur'an & hadist-hadits Nabi yg shahih.

Terakhir, mereka mempersempit lingkup yg luas, karena mafhum toleransi dalam Islam lebih luas & lapang daripada daerah 'kemanusiaan', sebagaimana yg engkau (pembaca) lihat baru saja.

Risalah yg ada dihadapanmu ini wahai saudaraku muslim, akan mengantarmu ke serambi toleransi Islam yg luas, agar engkau dapat leluasa dalam naungan-Nya & memetik buahnya yg telah masak, supaya kebaikannya dapat dirasakan oleh umat Islam & dapat menguatkan jalinan tali cinta & kelembutan dikalangan para da'i Islam. Sehingga darah mereka saling terlindungi, orang rendahnya dapat mengejar tanggung jawab mereka, bersatu bergandengan tangan. Melawan musuh-musuhnya & menyelamatkan manusia dari jerat-jerat kesesatan menuju jalan yg lurus.

Sungguh, saya berharap kepada Allah semoga saya telah memudahkan, meringankan & menggampangkan mafhum toleransi kepada kaum muslimin semampuku. Mudah-mudahan Allah mema'afkan aku & saudara-saudaraku fillah pd suatu hari yg tdk akan bermanfaat harta benda & keturunan kecuali yg datang menghadap Allah dg hati yg selamat.

Wa-'alaa Al-Llahi Qashdu As-Sabiili.
Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaly
Pada tanggal 8 Syawal tahun 1407 Hijriyah

APA ITU AS-SAMAHAH (TOLERANSI)?

Adalah:

Kerelaan hati karena kemuliaan & kedermawanan
Kelapangan dada karena kebersihan & ketaqwaan
Kelemah lembutan karena kemudahan
Muka yg ceria karena kegembiraan
Rendah diri dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan
Mudah dalam berhubungan sosial (mu'amalah) tanpa penipuan & kelalaian
Menggampangkan dalam berda'wah ke jalan Allah tanpa basa basi
Terikat & tunduk kepada agama Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ada rasa keberatan

Adalah:

(a) Inti Islam
(b) Seutama iman
(c) Puncak tertinggi budi pekerti (akhlaq)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, bersabda.

"Artinya: Sebaik-baik orang adalah yg memiliki hati yg mahmum & lisan yg jujur, ditanyakan: Apa hati yg mahmum itu? Jawabnya: 'Adalah hati yg bertaqwa, bersih tdk ada dosa, tdk ada sikap melampui batas & tdk ada rasa dengki'. Ditanyakan: Siapa lagi (yang lebih baik) setelah itu?. Jawabnya: 'Orang-orang yg membenci dunia & cinta akhirat'. Ditanyakan: Siapa lagi setelah itu? Jawabnya: 'Seorang mukmin yg berbudi pekerti luhur" (Lihat Shahih Al-Jami' As-Shaghir wa Ziyadatuhu. No. 3266)

(Disalin dari kitabToleransi Islam Menurut Pandangan Al-Qur'an & As-Sunnah, oleh Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilali, terbitan Maktabah Salafy Press, hal. 9-16, penerjemah Abu Abdillah Mohammad Afifuddin As-Sidawi)

Penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali & diterbitkan oleh almanhaj.or.id

Duel

Jumlah posting : 86
Join date : 18.04.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Kesaksian :: Hindu

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik