Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Pemimpin Iran Prediksi Kehancuran Israel

 :: Lainnya :: Berita

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pemimpin Iran Prediksi Kehancuran Israel

Post  Arifin on Tue May 10, 2011 8:59 am

Rabu, 27/01/2010 22:20 WIB
KNRP - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yakin negara-negara Islam suatu hari nanti akan menyaksikan kehancuran musuh Israel, demikian pernyataan yang dikutip oleh website pemerintah Isran pada hari Rabu (27/1). Pernyataan ini dikeluarkan Khamenei selama pertemuan dengan Presiden Mauritania, Mohammed Ould Abdel Aziz di Teheran.

Pemimpin yang sangat berkuasa di Iran itu juga mengatakan bahwa tekanan Israel untuk menghapus Palestina dari dunia khususnya negara-negara Islam akan gagal.

"Pasti akan datang hari ketika bangsa-bangsa di dunia ini menyaksikan kehancuran rezim Zionis... Namun kapan hal itu terjadi, tergantung pada bagaimana negara-negara Islam menyelesaikan masalah ini," ujar Khamenei kepada Aziz, yang tiba di Teheran pada hari Senin (25/1). "Rezim Zionis, yang terus menggunakan tekanan, blokade dan melakukan genosida, ingin menghapus Palestina ... tapi itu tidak akan berhasil." Tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Khamenei memuji keputusan Mauritania untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Khamenei menyatakan rezim Zionis ini sebagai sebuah bahaya besar bagi dunia Islam. Mereka selalu memikirkan cara memperluas pengaruh dan cengkeramannya di Palestina setiap hari.

Terkait hal ini, para pejabat Iran, termasuk Khamenei dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad, telah mendapat kecaman dari Israel dan kekuatan-kekuatan Barat atas sikap mereka yang selalu mengeluarkan komentar anti-Israel.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk terutama di bawah kepemimpinan Ahmadinejad yang sering mengatakan bahwa Israel "ditakdirkan untuk dihapus dari peta dunia" dan telah menyebut Holocaust sebagai sebuah mitos.

Sebagaimana dilaporkan, Israel telah menutup kedutaannya di Nouakchott, Mauritania, terkait keputusan yang dikeluarkan Mauritania untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel selama 10 tahun.

Mauritania hanyalah satu diantara tiga negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Dua negara lainnya yang masih memiliki hubungan diplomatik dengan Israel yaitu Mesir dan Yordania. (mirzah/afp)

Arifin
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Negara-negara Islam bergejolak; Tanda kebangkitan Islam atau kehancuran?

Post  Joel on Tue May 10, 2011 9:08 am

Coba baca baik-baik tulisan berikut ini:

Opini pemimpin dunia: Kebijaksanaan Sekutu dengan aksi militernya di tanah Lybia dan mempersenjatai milisia Islam melawan kepemimpinan Qadhafi yang juga berasas Islam, telah membuat politik internasional semakin komplek. PM Rusia V. Putin menyebut serangan tersebut sebagai “Panggilan perang Crusade.” Rusia, RRC dan Jerman absent di dalam, rapat yang PBB sebut sebagai “kesepakatan melindungi rakyat Lybia” dari ancaman tentara Lybia. Pemerintah Turkey juga tidak setuju dengan serangan tersebut (mungkin mereka juga takut bahwa Sekutu bisa memakai suku Kurdi di Turkey untuk aksi Jalan Arab).
Kebijaksanaan internasional (PBB) atas Libya ini juga dapat terjadi kepada negara manapun di bumi. Rumusnya sederhana: 1. bangkitkan sebuah kelompok oposisi (Jemaah Islamiah atau FPI misalnya untuk di Indonesia), beri nama “Demokrasi.“ 2. Tekan pemerintah setempat untuk berkompromi atau meletakkan jabatan. 3. Jika pemerintah itu menolak, seperti di Libya, maka atas “melindungi rakyak,” PBB dapat meminta tentara Sekutu menguasai negara tersebut dengan paksa.
Ini adalah “kebijaksanaan” baru untuk melahirkan “Satu Pemerintahan Negara se Dunia.” Alkitab telah menubuatkan hal ini. Inilah sebabnya Alkitab sangat dibenci oleh Setan dan para nabi dan guru palsunya.

Syria: Guardian.co.uk melaporkan bahwa para activist HAM menyatakan aksi militer kepada Jalan Arab Rabu minggu ini sebagai “pembantaian.” Mereka memperkirakan 100 orang terbunuh, oleh karena militer menembaki para Jalan Arab, yang terjadi di sebuah mesjid, yang dipakai sebagai pusat anti-pemerintah – juga terjadi di negara Islam lainnya. Saksi mata mengatakan bahwa tentara melarang ambulan untuk membantu yang terluka. Lebih dari 300 pemerotes telah ditahan. Slogan Jalan Arab di Syria: “Allah, Syria, Kebebasan.” Hari Jumat setelah sembayang, pemimpin demo berharap lebih banyak orang turun ke jalan.

Oman: Senin, 17/01/2011, 200 orang turun kejalan melawan korupsi dan harga-harga makanan yang tinggi dengan slogan: ”Naiknya harga-harga telah menghancurkan mimpi-mimpi masyarakat umum.” Pemimpin Oman, Sultan Qaboos bin Said (memerintah sejak 1970) pada pertengahan Pebuari telah meningkatkan gaji pekerja (untuk sektor pribadi) menjadi 43% (menjadi 520 USD/bulan), namun demontrasi terus berlangsung, dan semakin besar. Tgl 27 Pebuari pihak rumah sakit mengatakan 6 meninggal setelah polisi melepaskan peluru karet. Para Jalan Arab di Oman ini sekarang juga menuntut reformasi politik, selain kenaikkan gaji.

Iran: Senin 14 Pebuari ratusan ribu demontran membanjiri pusat kota Tehran, yang dibalas dengan pukulan dan gas air-mata. Dua pemimpin demo ditahan. Pihak oposisi menyatakan lebih dari 80 teman mereka meninggal, sementara pemerintah hanya mengatakan 30 jiwa.

Libya: 25/3. Qadhafi masih dihujani roket oleh pasukan Sekutu, yang sejak kemarin kepemimpinan diambil alih oleh NATO dari USA. Negara UAE (Emirat Arab) turut mengirim 12 kapal terbangnya membantu Sekutu.
Senin, 28 Pebuari, President Qaddafi diwawancarai oleh tiga jurnalist. Ia berkata bahwa para pemimpin Barat telah menghianati dirinya. Al-Qaida adalah sumber kekuatan Jalan Arab di Libya.

Tunisia: Diawali dengan matinya seorang pemuda yang membakar dirinya sendiri, telah mengakibatkan demontrasi massal yang meruntuhkan tatatan pemerintahan negaraTunisia yang dipimpin oleh Zine Ben Ali (23 tahun) di tanggal 14 Januari 2011. Korban jiwa 78 orang dan 33 keluarga dekat Ben Ali ditahan oleh pemerintahan yang baru.

Mesir: Meniru keberhasilan kekuatan rakyak Tunisia, orang-orang Mesir juga turun kejalan. Demontrasi massal yang baru berjalan 7 hari (berawal 25 Januari) sekarang telah menelan korban lebih dari 100 jiwa. Puluhan narapidana anggota Islam fanatic “Islam Brotherhood” telah melarikan diri dari penjara dan sekarang bergabung untuk menggulingkan President Hosni Mubarak. Organisasi Islam Brotherhood merupakan organisasi Islam yang mengasasinasi president Anwar Sadat di hari parade militer, oleh sebab ia mengadakan perjanjian damai dengan Israel. Dan penggantinya, Hosni Mubarak, sejak itu secara militer dan hukum melarang kegiatan organisasi ini beroperasi di Mesir. Organisasi ini juga salah satu motor dari ”aksi sosial” membuka blokade Israel atas laut Gaza melalui kapal frotila berbendera Turky.

Libanon: Terpilihnya Najib Mikat , PM yang baru, dukungan Hezbollah (organisasi Islam Shiah, yang dipercayai kepanjangan dari kaki-tangan negara Islam Iran di Libanon) tidak saja menguatirkan orang-orang Kristen Libanon, namun lebih lagi tidak dapat diterima oleh Islam Sunni Libanon.

Yaman: 25/3. Pertengahan Maret, para Jalan Arab yang tidak bersenjata ditembaki oleh penembak rahasia. Mengapa aksi militer Sekutu tidak cepat dilakukan di sini? Sementara Jalan Arab yang bersenjata di Libya ditolong (kekuatan militer langsung dan persenjataan) dengan segera? Munkin karena alasan tambang minyak.

Demontrasi juga mulai merebak menentang president Ali Abullah Saleh, yang dituduh oleh para Islam fanatik sebagai teman penting USA untuk memerangi al-Qaida di negara Yaman dan di Timur Tengah.
Para pemimpin keamanan negara Timur Tengah dan Israel mengatakan bahwa gejolak demonstrasi massal menumbangkan para president yang sedang terjadi di atas adalah pekerjaan para pemimpin agama Islam, atau sedikitnya mengambil keuntungan politik dari para demontrasi yang mengatas namakan kemiskinan dan susahnya lapangan pekerjaan untuk kaum muda. ”Mereka (para Islam) memprovokasi protes-protes dibelakang layar,” kata seorang petugas keamanan Mesir.

Kekuatiran tumbangnya pemerintahan negara di atas dikabarkan telah juga berjangkit ke Algeria, Yordania, Maroko, Bahrain, dan Libya. Sejauh ini Pemimpin Arab Saudi belum terjamah oleh tangan para Islam fanatik. Para Pemimpin dunia Arab sedang mengalami guncangan yang besar.
Pada satu sisi, nampaknya para pemimpin agama Islam setempat tidak puas dengan para pemimpin negara mereka, yang juga adalah Islam. Mungkin mereka memandang para pemimpin negara mereka kurang fanatik dibanding president Iran, sama seperti para pemimpin Hamas memandang pemimpin resmi Palestina, Mahmoad Abbas (Fatah). Mereka menuduh para pemimpin negara tersebut sebagai sekutu dari Barat, khususnya USA.

Pada sisi lainnya, negara-negara yang sedang digoncang tersebut sudah lama dikenal sebagai negara Islam penganiaya orang-orang Kristen. Algeria misalnya, beberapa bulan lalu puluhan orang Kristen luar negeri diusir keluar dengan tuduhan “melakukan pekerjaan misi Kristen” dan orang asli Algeria ditangkapi dan dipenjara jika ketahuan mengunjungi ibadah Kristen orang asing dan melakukan Pendalaman Alkitab. Pemerintah Mesir turut mendukung aksi pelanggaran HAM para Islam fanatik menganiaya orang Kristen Koptik Mesir. Pada tutup tahun 2010 puluhan meninggal dunia oleh ledakan dasyat dari sebuah bom mobil yang ditaruh di depan gedung gereja. Pemerintah Mesir tidak mengambil tindakan yang cukup untuk membela rakyatnya sendiri yang minoritas ini, bahkan memberi dukungan moril terbukti dari pengakuan beberapa orang yang ditahan pemerintah atas peristiwa penganiayaan tersebut: mereka diperlakukan dengan sangat baik dipenjara layaknya seperit pahlawan bangsa.
Jadi sesungguhnya aksi perubuhan kekuasaan para president (para Islam memanggil mereka sebagai “rejim, diktator“) di atas bukanlah kurang fanatik, tetapi penyebab utamanya ialah generasi muda (60% dari populasi) yang tidak mendapat lapangan pekerjaan. Dan ditambah “masalah” bertumbuhnya Kekristenan yang sangat pesat – di Afrika saja 6 juta Muslim per tahun pindah ke Kristen – meskipun di bayangi oleh aniaya fisik yang berat (baik untuk orang Kristen terlebih mereka yang pindah dari agama Islam).
Menurut Anda, apakah bergejolaknya negara-negara Islam di Afrika Utara dan sekitarnya ini merupakan tanda kebangkitan agama Islam atau keruntuhan agama Islam?

Joel
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Negara Islam Darussalam Negara Sejahtera Adil Makmur

Post  Asrir S on Tue May 10, 2011 9:17 am

Referensi solusi krisis serbaneka Sicunpas On_Line Koleksi informasi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, moral

Biang kehancuran

Biang Kehancuran (Bahaya Sikap Mental Materialisme). Di mana-mana bisa saja ditemukan keresahan, kerusuhan, kekacauan. Konflik, bentrok fisik berdarah. Konflik horizontal, antara sesama rakyat, antara sesama penguasa, penyelenggara anegara, antara lembaga eksekutif dan lembaga legislatif. Konflik vertikal, antara atasan dan bawahan, antara majikan dan pelayan, antara penguasa dan rakyat. Konflik antara etnis, antara suku. Salah satu larangan yang tercantum dalam alQur:an adalah larangan membuat kerusakan, kerusuhan, kekacauan, larangan berbuat onar dan maker (Simak antara lain QS 7:85;11:85;26:183;26:77). Dari kisah kaum Nabi Syu’aib as dan kisah rajadiraja konglomerat Qarun dalam alQur:an dipahami bahwa berbuat onar, maker itu mengandung arti berperilaku kikir, bakhil, pelit, loba, tamak, rakus, serakah, angkuh, congkak, pongah, sosmbng, curang, asosial, hanya sibuk dengan urusan peningkatan hasil bisnis-ekonomi sendiri, tak peduli dengan kepentingan social masyarakat, cuek dengan sesame, menghalalkan segala cara.
Semua arti tersebut tercakup, terangkum dalam sabda Rasulullah yang indonesianya : Ada tiga sumber utama pemicu terjadi kekacauan, malapetaka. Pertama memperturutkan hawa nafsu. Kedua memenuhi ajakan, seruan kikir. Ketiga ujub, sombong, pamer diri (HR Abusyaikh dari Anas).
Pola Hidup tamak, rakus, serakah.
Hawa itu pantang kerendahan. Nafsu itu pantang kekurangan. Tak pernah puas dengan posisi, jabatan. Senantiasa berupaya naik keatas tanpa batas. Mengakumulasi kekuasaan. Serba kuasa. Tak pernah puas dengan harta kekayaan. Senantiasa berupaya menumpuk, melipatgandakan harta kekayaan, menginvestasikan kekayaan di mana-mana. Motivasinya untuk menjadi orang nomor satu. Bukan untuk memenuhi kepentingan umum, seperti untuk menyediakan lapangan kerja bagi para tuna karya. Takatsur (akumulasi kekuasaan dan kekayaan) sepanjang hidup, menyebabkan manusia tak sadar diri (QS Takatsur 102:1-2, Lahab 111:2, An’am 6:44, Hasyar 59:19). Harta itu adalah laksana air asin. Semakin banyak diminum, maka semakin haus (Dr Schoppenhauer). Manusia itu tak pernah puas. Senantiasa berupaya memonopoli kekuasaan dan memonopoli kekyaaan. "Andaikan anak Adam memiliki sepenuh lembah harta kekayaan, pasti ia ingin sebanya itu lagi, dan tiada yang dapat memuaskan pandangan mata anak Adam kecuali tanah, dan Allah akan memberi taubat, kepada siapa yang tobat (HR Bukhari, Muslim dari Ibnu Abbas dan Anas bin Malik).
Keserakahan tak terkendali merupakan faktor pembawa nestapa dalam kehidupan manusia. Orang serakah taka pernah puas dengan semua harta dunia, persis sebagaimana api membakar semua bahan bakar yang diberikan. Bilamana keserakahan (monopoli) menguasai suatu bangsa, ia mengubah kehidupan sosialnya menjadi medan pertengkaran dan perpecahan sebagai ganti keadilan, keamanan dan kedamaian. Secara alami, dalam masyarakat semacam itu, keluhuran moral dan rohani tidak mendapat kesempatan. Orang serakah merebut sumber-sumber kekayaan untuk mendapatkan yang lebih banyak dari haknya sendiri, dan mengakaibatkan permasalahan ekonomi yang parah (Sayid Mujtaba Musai Lari : "Menumpas Penyakit Hati", 1999:161). Rasulullah mengkhawatirkan, kalau nanti terhampar luas, terbuka lebar kemewahan dan keindahan dunia bagi ummatnya, seperti telah pernah terhampar pada orang-orang dahulu sebelum mereka, kemudian mereka berlomba-lomba sehingga membinasakan mereka, seperti telah membinasakan orang-orang dahulu (HR Bukhari, Muslim dari Amr bi Aauf al-Anshari).
Pola hidup tamak, rakus, serakah melahirkan perilaku hidup mewah, berorientasi pada pemenuhan kebutuhan (syahwat) perut dan kelamin, berorientasi pada privat profit duniawi semata (hubbun dunya wa karihatul maut), serta prilaku hidup cuek, masa bodoh, tanpa mempedulikan halal atau haram, tanpa mempedulikan keadaan sesama, pokoknya asal terpenuhi kebutuhan perut dan kelamin, tak punya rasa malu sama sekali, tak punya rasa kepekaan sosial.
Pola hidup rakus menghalalkan segala cara, termasuk diantaranya mengalalkan riba, menghalalkan harta anak yatim.
Pola hidup pelit, kikir.
Untuk mengamankan harta kekayaan agar tidak susut, agar tidak berkurang, maka diperlukan sikap mental, pola hidup pelit, kikir. Pelit, kikir merupakan kerabat dekat dari tamak, serakah, rakus. Pelit, kikir merefleksikan egois seutuhnya. Senantiasa cemas, kawatir kalau-kalau kekayaan susut, berkurang. Orang kikir merasa seluruh harta kekayaan itu adalah hasil kerja kerasnya dan hasil kecakapannya semata (QS Qashash 28:78). Setan menakut-nakuti akan berkurangnya harta, dan membisikkan agar berbuat kikir (QS Baqarah 2:266). Pikiran orang kikir hanya terfokus, terpusat disekitar materi dan kekayaan. Takut akan berkurangnya harta kekyaannya, sangat mempengaruhi pikiran si kikir. Seorang kikir senantiasa dalam kecemasan dan depresi. Ada suatu hubungan langsung antara kekayaan dan kekikiran. Kebanyakan orang kaya cenderung kikir. Yang menolong orang miskin biasanya dilakukan oleh kalangan menengah, bukan orang kaya. Kekiran punya peran menyulut kejahatan dan perpecahan ("Menumpas Penyakit Hati", 1999:152-153). Rasulullah mengingatkan ummatnya agar menjaga diri dari sifat kikir, karena sifat kikir itu telah membinasakan ummat-ummat dahulu, mendrong mereka mengadakan pertumpahan darah dan menghalalkan semua yang diharamkan Allah (HR Muslim dari Jabir.
Pola hidup pelit, kikir, bakhil melahirkan perilaku hidup sibuk menabung, menyimpan, berinvestasi melipatgandakan modal kekyaan, sibuk dengan rencana, rancangan, planning, serta perilaku hidup aniaya, sadis, zhalim, monopoli, melindas usaha kecil, tak membiarkan hidup yang akan dapat menjadi saingan.
Pola hidup kikir berupaya menghindar dari perjuangan membela kebenaran, bahkan lari dari medan perang.
Pola hidup sombong
Karena memonopoli kekuasaan dan kekyaan, maka tumbuhlah sifat dan sikap ujub, sombong, pamer diri. Tak pernah berpuas diri, bilamana belum sempat memamerkan kekuasaan dan kekayaan. Si sosmbong merasa seakan-akan semua orang berniat merugikannya. Timbul kebencian dan rasa dendam terhadap masyaakat. Jiwanya tidak bisa tenteram sebelum ia dapat membalas dendamnya. Orang-orang sombong (mutrafin) selalu menantang seruan para nabi dan rasul, dan mencegah orang lain menerima seruan para nabi dan rasul ("Menumpas Penyakit Hati", 1999:99). Pamer kekuasaan dan pamer kekayaan sangat mengganggu keseimbangan sosial, mengundang kecemburuan sosial.
Pola hidup pamer, sombong, angkuh, congkak melahirkan perilaku hidup ghibah, sibuk dengan gossip dan issu, sibuk bergunjing, sibuk menyalahkan orang, tak pernah mengoreksi diri, serta perilaku keras kepala, kepala batu, tak masuk kebenaran, tak mau menerima nasehat, merasa benar selalu.

Pola hidup sombong melahirkan perbuatan syirik, sishsir, membunuh yang tak bersalah, menuduh sembarangan. Rasulullah berpesan agar menjauhi tujuh perbuatan yang membinasakan, yaitu : syirik, sihir, membunuh tanpa hak, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari medan perang, menuduh wanita baik-baik berbuat serong.

Rasulullah saw mengingatkan bahwa ada enam perilaku, pola hidup yang berbahaya, yang mengikis pahala. Pertama, sibuk membicarakan cacat cela dan aib sesama. Kedua, kesat, kasar hati. Ketiga, cinta dunia. Keempat, kurang rasa malu. Kelima, panjang angan-angan. Keenam, senantiasa berlaku aniaya (HR Dailami dari ‘Adi bin Hatim).

Rasulullah saw juga mengingatkan dan mengajarkan supaya biasa berdo’a memohon kepada Allah swt agar terhindar, terlepas dari pola hidup, perilaku sial yang membahayakan diri pribadi, maupun hidup bersama. Antara lain prilaku risau, gundah gulana. Perilaku suka bersedih. Perilaku lemah, tak bergairah, tak bersemangat. Perilaku malas, suka menganggur. Perilaku bakhil, kikir, pelit. Perilaku mudah cemas, kawatir, takut. Takut terhindik, takut tersaingi. Takut celaa, takut cacian. Perilaku suka berhutang. Perilaku gampang tergoda oleh kemewahan dunia (HR Bukhari dari Anas). Perilaku risau, suka bersedih, tak bersemangat, malas bisa saja lahir, datang, tumbuh akibat kegagalan dalam merancang investasi, akibat angan-angan yang tak dapat terwujud. Perilaku takut tersaingi, juga perilaku suka berhutang, bisa saja lahir, datang, tumbuh dari dorongan pamer diri, akibat hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan. Pokoknya semua halal, tak ada yang haram, asal sesuai dengan hawa nafsu. Semuanya berpangkal pada pola hidup, perilaku yang berorientasi pada privat profit duniawi semata.

Pesan moral, pesan agama, bahwa pola hidup tamak, rakus, seakah, pola hidup pelit, kikir, kedekut, pola hidup sombong, congkak, angkuh, pamer, dan yang semacam itu mengundang kekacauan, kerusuhan, memicu konflik, bentrokan, sudah masanya disampaikan, dikemas, diterjemahkan dalam multi bahasa, dalam bahasa sosio-budaya, dalaqm bahasa sosio-ekonomi, dalam bahasa sosio-politik, dalam bahasa sosiologi. Kami – kata Rasulullah – diperintahakan supaya berbicara kepada manusia menurut kadar kecerdasan mereka masing-masing (M.Natsir : "Fiqhud Dakwah", 1981:162).

Sudah sa’atnya dijelaskan secara lugas, gamblang tentang bahaya rakus, tamak, serakah, bahaya kikir, pelit, kedekut, bahaya angkuh, congkak, sombong, pamer dan baahaya perilaku tercela lai, baik terhadap diri dan masyarakat secara sosiologis dan ekonomis.
Sudah sa’atnya dakwah memusatkan diri menyampaikan tuntnan-panduan Islam daalam upaya mencegah timbulnya konflik sosial, baik konflik vertikal (antara atasan dan bawahan, antara majikan dan pelayan, antara penguasa dan rakyat), maupun konflik horizontal (sesama rakyat, sesama penguasa, antara eksekutif dan legislatif). Menyampaikan ajaran "salam" yang dapat membuahkan kasih sayang secara konkrit.

Asrir S
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Kehancuran Daulah Khilafah - puncak seluruh tragedi di dunia Islam

Post  H Tahrir on Tue May 10, 2011 9:25 am

Lebih 80 tahun yang lalu, pada tanggal 28 Rajab 1342H (3 Mac 1924), sebuah kelompok berlatar belakang Yahudi-Masonis, yang dipimpin oleh Mustafa Kamal Attaturk laknatullah, telah mengisytiharkan pembubaran Daulah Khilafah (Khilafah Utsmaniyyah) dan menggantikannya dengan sebuah negara sekular Turki.

Setelah 13 abad keemasan, Daulah Khilafah, yang merupakan kesinambungan dari Daulah Islam (Negara Islam) yang di bangun oleh Rasulullah saw, di Madinah telah dihancurkan melalui tangan seorang manusia terkutuk Mustafa Kamal. Bermula dari tanggal 28 Rajab 1342H itu, maka Daulah Khilafah yang selama ini telah membawa Islam ke seluruh penjuru alam telah lenyap dari muka bumi. Bermula dari tarikh itu juga, lenyaplah sudah sebuah Daulah Islam yang selama lebih 1400 tahun telah memberikan rahmat dan kedamaian kepada dunia amnya dan umat Islam khasnya, musnahnya sebuah Daulah Islam yang selama ini menghilangkan seluruh belenggu yang memisahkan manusia, seperti nasionalisme, patriotisme dan juga rasisme.

Tidak terhenti di situ, sebagai seorang Muslim kita harus faham bahawa penghancuran Daulah Khilafah adalah merupakan hasil sebuah senario dan rencana berabad-abad lamanya dari kaum kuffar untuk melawan Islam dan kaum Muslimin. Contoh yang nyata bahawa ini adalah perancangan jahat mereka adalah tragedi Perang Salib pada abad ke-12 serta invasi tentera Tartar ke atas Baghdad dan Damaskus pada 1258. Meskipun serangan kaum kuffar ini “berhasil”, namun tak berapa lama selepas itu, kaum Muslimin, dengan izin Allah, mampu bangkit dan mengalahkan mereka semula. Bahkan kaum Muslimin berhasil membawa Islam sampai ke benteng-benteng negara kuffar hingga hampir menembusi jantung Eropah

Dari kekalahan demi kekalahan yang mereka alami, maka segeralah kaum kuffar ini mengkaji dan cuba memahami mengapa kaum Muslimin selalu mampu merebut kembali setiap tanah yang mereka taklukkan. Oleh karena itu, kaum kuffar ini mulai mengganti taktik konvensional, yang berupa invasi militer, lalu mencuba pakai strategi yang lebih berbahaya dan dahsyat. Mereka lalu melakukan invasi ideologi dan missionaris; menanamkan rasisme dan nasionalisme; mengukuhkan agen-agen mereka dari kalangan Muslim sendiri; dan mengkolonisir negeri-negeri Islam yang jauh tempatnya dari pusat Daulah. Metode baru ini terbukti sangat efektif, sehingga akhirnya mereka berjaya menghancurkan Daulah Khilafah, tepatnya pada 28 Rajab 1342H.

Arti Penghancuran Khilafah dan Kesan-kesannya

Hancurnya Daulah Khilafah memiliki konsekuensi yang amat besar, yakni tidak diterapkannya aturan-aturan Islam, dan berlakunya hukum-hukum kufur buatan manusia yang telah mengakibatkan kemurkaan dan azab Allah. Allah Swt. berfirman:

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Siapa saja yang berpaling dari Peringatan-Ku, sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta.” (TMQ Thaha [20]:124).

Negara Khilafah adalah negara Islam yang selama ini membawa risalah Islam ke seluruh bangsa-bangsa di dunia dengan jalan dakwah dan jihad. Hancurnya Negara Khilafah telah mengakibatkan terhentinya penyebaran Islam dan futuhat (pembukaan negeri-negeri baru). Hancurnya negara Khilafah bererti semakin mudahnya jalan kaum kafir untuk menyebarkan ajaran dan pemikiran sesat mereka ke atas anak-anak kaum Muslimin di seluruh dunia Islam.

Daulah Khilafah adalah negara Islam, yang menyatukan seluruh kaum Muslimin di bawah satu payung pemerintahan. Hancurnya Daulah Khilafah juga telah mengakibatkan perpecahan kaum Muslimin berserta negeri-negeri mereka kepada negara-negara kecil yang tidak bersatu dan tidak berdaya. Saat ini lebih dari 50 buah negara kaum Muslimin yang tercerai berai telah berdiri dengan lemahnya! Hal tersebut mengakibatkan semakin kuatnya nasionalisme, rasisme, dan patriotisme di kalangan kaum Muslimin, serta hilangnya ikatan ukhuwwah yang di dasarkan atas satu kesatuan akidah. Allah swt. berfirman:

إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ

“Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kalian semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu. Karena itu, sembahlah Aku. (TMQ al-Anbiya [21]:92).

Daulah Khilafah adalah negara Islam yang menjaga tanah-tanah kaum Muslimin dan kesatuan umat Islam. Hancurnya Daulah Khilafah juga telah mengakibatkan kolonisasi kaum kafir terhadap negeri-negeri umat Islam dan berdirinya pangkalan-pangkalan militer di negeri kita semua. Palestin adalah contoh yang nyata. Daulah Khilafah-lah yang selama ini menjaga Palestin dari invasi Yahudi. Namun, saat negara Islam hancur, Palestin terus berhasil diduduki oleh Yahudi laknatullah. Rasulullah saw bersabda:

«إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ»

“Sesungguhnya Imam (Khalifah) itu laksana perisai; orang-orang berperang dengannya dan dilindungi olehnya.” (HR Muslim).

Negara Khilafah adalah negara Islam yang menjaga darah dan harta kaum Muslimin serta menjaga kekayaan negara dengan melaburkannya untuk urusan Islam dan kaum Muslimin semata-mata. Hancurnya Negara Khilafah telah mengakibatkan adanya perompakan oleh penguasa-penguasa Muslim yang zalim dan khianat, berleluasanya kemiskinan, banyaknya huru-hara dan kemaksiatan dalam negara, berleluasanya rompakan, pencurian, perzinaan, diskriminasi, eksploitasi dan melayangnya segala kekayaan umat Islam ke tangan orang-orang kafir dan kepada penguasa-penguasa pengkhianat umat. Perang saudara dan tertumpahnya darah sesama Muslim silih berganti. Jumlah korban mencecah jutaan nyawa hasil perbalahan sesama sendiri. Sifat persaudaraan sudah hilang, ketakutan kepada Allah sudah musnah, kaum Muslimin hidup hanya untuk mengejar kekayaan dan benar-benar takut untuk mati.

Wahai kaum Muslimin! Daulah Khilafah adalah Daulah Islam. Setiap individu warga negara yang pernah hidup di dalamnya merasa aman dan tenteram. Keluarga, kekayaan, harga diri, martabat, dan kehormatan mereka dijamin oleh Negara. Hancurnya Negara Khilafah telah membawa kepada segala kehancuran umat Islam seperti mana yang kita sedang saksi dan rasakan sekarang. Tidak ada lagi keamanan dan keselamatan, yang ada malah ketakutan dan kesengsaraan. Semua ini merupakan akibat aturan-aturan Islam yang melindungi seluruh individu sudah tidak diterapkan, malah diganti dengan hukum kufur penjajah dan hukum kufur rekaan tangan-tangan manusia Muslim itu sendiri.

Pasca hancurnya negara Khilafah, orang-orang kafir mengekang seluruh negara umat Islam dan mengendalikan semua urusannya, baik aspek pemerintahan, politik, media, institusi pendidikan, ekonomi, bahkan kehidupan publik dan rumah tangga sekalipun telah berjaya di serapkan ideologi Kapitalis kuffar ini.

Apa respons anda?

Bagi kaum Muslimin yang ikhlas, yang hidupnya hanya untuk Allah dan yang matinya hanya untuk Allah, mereka melihat dan memahami bahawa segala penderitaan yang dialami oleh umat Islam setelah hancurnya Khilafah, ini adalah permulaan kepada sebuah perjalanan dan perjuangan yang akan mengantarkan mereka kepada syurga Allah. Sebuah perjuangan yang mulia untuk mengembalikan semula kehidupan Islam dengan jalan menegakkan kembali Daulah Khilafah yang akan mengatur semula dunia ini dengan hukum Allah dan RasulNya. Ya inilah perjuangan yang akan dilakukan oleh pemuda-pemuda Muslim yang ikhlas, yang tidak takut kecuali hanya kepada Allah. Mereka berjuang siang dan malam bagi mengejut dan membangkitkan saudara-saudara mereka yang terleka dan terlena dengan keindahan dunia yang bersifat sementara ini. Kaum Muslimin yang ikhlas ini berjuang untuk menerapkan semula sebuah kewajipan agung yang telah membawa kemuliaan kepada umat Islam satu ketika dahulu. Mereka telah menyahut seruan Allah dan seruan RasulNya untuk mengembalikan semula keagungan Islam sebagaimana yang telah dirintis oleh Rasulullah 1400 tahun yang lampau. Dan para pemuda Muslim ini yakin dengan janji dan kemenangan dari Allah dalam perjuangan mereka. Justeru, mereka menyeru agar anda semua menyahut perintah Allah dan Rasul untuk menegakkan semula Daulah Khilafah ala minhaj nubuwwah...

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا ِللهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila dia menyeru kalian pada sesuatu yang memberikan kehidupan kepada kalian. (QS al-Anfal [8]: 24).

H Tahrir
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Pemimpin Iran Prediksi Kehancuran Israel

Post  Sponsored content Today at 3:48 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Lainnya :: Berita

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik