Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 2 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 2 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Unitarian Universalisme

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Unitarian Universalisme

Post  Admin on Mon May 09, 2011 5:47 pm

Unitarian Universalisme (UU-isme) adalah sebuah gerakan keagamaan yang secara teologis liberal yang dicirikan oleh dukungannya terhadap "pencarian yang bebas dan bertanggung jawab akan makna dan kebenaran." Prinsip ini memungkinkan kaum Unitarian Universalis untuk memiliki keyakinan dan praktik yang sangat berbeda-beda. Jemaat-jemaat dan persekutuan-persekutuan Unitarian Universalis cenderung mempertahankan sebagian tradisi Kristen, seperti ibadah hari Minggu dengan khotbah dan nyanyian rohnai, tetapi tidak berarti mereka menyebut dirinya Kristen.

Perhimpunan Unitarian Universalis (Unitarian Universalist Association - UUA), didirikan pada tahun 1961 sebagai penggabunan dari Perhimpunan Unitarian Amerika dan Gereja Universalis Amerika, dengan kantor pusatnya di Boston, Massachusetts, dan melayani gereja-gereja di Amerika Utara. UUA mewakili lebih dari 1000 gereja anggota dengan lebih dari 217.000 anggota.
Unitarian Universalis mengikuti model kepemimpinan jemaat yang kongregasional. Dalam hal ini, kekuasaan terletak pada tingkat lokal. Masing-masing jemaat bebas memanggil pendeta dan membuat keputusan sendiri seperti liturgi, teologi dan pengelolaan gereja sehari-hari. Kantor pusat Gereja yang terletak di Boston, dalam gilirannya memberikan pelayanan kepada gereja-gereja anggotanya agar lebih efektif dalam menjalankan tugasnya melalui usaha besama.

Sebuah organisasi terpisah dari UUA adalah Dewan Internasional Unitarian dan Universalis (International Council of Unitarian and Universalist - ICUU), yang didirikan pada tahun 1995, yang mengkoordinir perhimpunan-perhimpunan nasional Gereja Unitarian dan Universalis di seluruh dunia.
Baik Unitarianisme maupun Universalisme berakar dari Protestanisme. Banyak pemeluk UU yang menghargai spiritualitas dari agama Kristen dan Yahudi. Namun sejauh mana unsur-unsur dari tradisi iman tertentu digabungkan ke dalam praktik spiritual pribadi seseorang adalah pilihannya masing-masing, sesuai dengan tradisi UU yang tidak didasarkan pada kredo dan pendekatannya yang non-dogmatis terhadap spiritualitas dan perkembangan iman. Bahkan sebelum gerakan Unitarian dan Universalis bergabung di Amerika Serikat, signifikansi Unitarianianisme dan Universalisme berkembang melampaui pengertian tradisional tentang kedua istilah tersebut.

Pendahuluan

Unitarian Universalisme adalah sebuah kepercayaan tanpa persyaratan syahadat kepada anggotanya. Unitarian Universalisme menjunjung Pluralisme Keagamaan dan menghormati adat yang beragam yang ada di dalam sebuah gerakan, dan kadang-kadang di dalam jemaah yang sama. Banyak yang memandangnya sebagai agama sinkretis, karena kepercayaan pribadi dan pelayanan keagamaan mengambil dari lebih dari satu adat kepercayaan. Bahkan ketika sebuah adat kepercayaan adalah yang mendasar pada lingkungan tertentu, Unitarian Universalisme tidak mungkin menyatakan bahwa tradisi mereka adalah cara "yang satu satunya" atau "yang terbaik" dalam melihat kebenaran teologis. Bahkan ada kursus dewasa yang masyhur di lingkungan UU yang bernama "Membangun Sendiri Teologi Anda"

Banyak Unitarian Universalis menganggap diri mereka sebagai humanis, sedangkan yang lain memegang kepercayaan Kristen, Buddha, Yahudi, Samawi, Ateis, Agnostik, Panteis, atau kepercayaan lainnya. Beberapa memilih untuk tidak menempelkan embel-embel teologis tertentu kepada kepercayaan mereka yang umum. Keragaman dari pandangan ini biasanya dipandang sebagai kekuatan oleh para anggota gerakan Unitarian Universalisme, karena tekanan pada pergerakan tersebut adalah pencarian akan arti di antara anggotanya, dari pada menaati akidah tertentu. Bayak jemaah UU mempunyai kelompok belajar yang mempelajari pengamalan kerohanian dari Neopaganisme, Agama Kristen, Agama Budha, Agama Yahudi, Agama Islam, Pantheisme dan kepercayaang lainnya. Setidaknya seorang pendeta UU, James Ishmael Ford yang terhormat, di akui sebagai guru Zen. Di dalam gerakan UU ada juga guru Samadi Buddha, Sufisme, dan juga pendeta Gnostik dan ɛpiskopi ʌagantes. Beberapa melihat warisan Yahudi mereka sebagai mendasar, dan yang lain melihat ide akan ketuhanan tidak membantu dalam perjalan kerohanian mereka. Walaupun kebaktian Minggu di kebanyakan jemaah cenderung mendukung Humanisme yang didasarkan pada Kekristenan, tidaklah jarang sebagian dari keanggotan menghadiri pelajaran kerohanian Buddha, Pagan atau yang lainnya sebagai cara peribadatan yang lain.
Dalam sebuah survei [1] Unitarian Universalis di Amerika Serikat ditanyakan tentang apa yang paling cocok menjelaskan kepercayaan mereka, banyak responden memilih lebih dari satu kepercayaan. Pilihan yang paling banyak adalah:

Humanisme - 54%
Agnostime - 33%
Kepercayaan Yang Berpusat Kepada Bumi - 31%
Ateisme - 18%
Buddhisme - 16.5%
Kristen - 13.1%
Paganisme - 13.1%

Ada banyak ragam di antara jemaat Unitarian Universalisme; beberapa di antaranya lebih memilih kepercayaan keagamaan atau bentuk peribadatan tertentu dibandingkan yang lain. Terlepas dari orentasi namun kebanyakan jamaag terbuka terhadap kepercayaan yang berbeda, walaupun tidak selalu dengan ragam kepercayaan diwakilkan dalam derajat yang sama.

Kepercayaan

Kepercayaan Umum UU
Penganut Unitarian Universalis percaya akan kebebasan berpendapat, berpikir, percaya, dan pembawaan. Mereka percaya bahwa masing-masing orang bebas untuk mencari-cari kebenarannya pribadi pada isu seperti keberadaan, alam, arti hidup, perihal para dewata, ciptaan, dan alam baka. Pemeluk UU dapat datang dari golongan manapun, mempunyai orientasi seksual apapun, dan kepercayaan pegangan dari berbagai budaya atau agama.
Ide tentang ketuhanan juga cukup beragam di antara para penganut UU. Beberapa percaya bahwa tidak ada tuhan, ada beberapa tuhan, tuhan itu segalanya, tuhan itu wanita, tuhan itu pasid, atau tuhan yang ditemukan di dalam alam. Bebera penganut UU menolak ide ketuhanan dan menjunjung akan jiwa semesta atau keagungan kehidupan. Penganut UU percaya bahwa perseorangan harusnya ditunjang oleh masyarakat mereka dalam pencariannya akan kebenaran tentang ketuhanan

Asas dan Tujuan

Walaupun tidak memiliki akidah atau syahadat yang sah, Jemaat UU menjnjung Asas dan Tujuan dari Perhimpunan Unitarianisme Universalisme. Asas dan Tujuan ini di buat di dalam komite dan disetujui secara demokratis oleh pemilu dari anggota jemaat (Pada Pertemuan Umum tahunan), sebanding dengan keanggotannya. Asas-asas itu adalah sebagai berikut:
"Kami anggota jemaat dari perhimpunan Unitarianisme Universalisme berjanji untuk mematuhi dan mengakat.
Harga diri dan dan martabat yang menjadi hakikat semua orang
Keadilan, persamaan dan kasih di dalam hubungan atar manusia
Menerima satu sama lain dan mendorong perkembangan kerohanian di dalam jemaat kami
Pencarian kebenaran dan arti yang bebas namun bertanggung jawab
Hak untuk hati nurani dan penggunaaan jalan democrasi di dalam jemaat kami pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
Sasaran akan masyarakat dunia dengan perdamaian, kebebasan, keadilan untuk semua;
Penghormatan akan jaringan keberadaan yang saling bergantung yang didalamnya kami menjadi bagiannya"[2]

Jemaat-jemaat penting

Beberapa jemaat Unitarian, Universalis, atau Unitarian Universalis (gereja, perhimpunan, persekutuan, dll.) mempunyai sejarah atau signifikansi penting lainnya.
The Unitarian Church of All Souls Didirikan pada 1819 setelah khotbah yang memukau oleh William Ellery Channing dalam kunjungannya ke New York City. Gereja ini adalah salah satu gereja terbesar dan paling berpengaruh dalam denominasi ini. Herman Melville dan Peter Cooper adalah anggota dari All Souls, dan pendeta Henry Whitney Bellows memimpin jemaat ini selama 43 tahun. Forrester Church, pengarang dan teolog, melayani sebagai pendeta senior selama 30 tahun dan saat ini berperan sebagai Pendeta untuk Teologi Publik.
All Souls Unitarian Church of Tulsa, OK, didirikan pada 1921, adalah salah satu gereja dengan anggota terbanyak di UUA.
All Souls Church di Braintree, Massachusetts adalah salah satu dari gereja hasi penyatuan (Unitarian dan Universalis).
All Souls Church, Unitarian, di Washington, DC, didirikan pada 1821 oleh (antara lain) John Quincy Adams.
Arlington Street Church di Boston adalah gereja William Ellery Channing dan Dana McLean Greeley 1729).
Community Church of New York adalah gereja yang dipimpin oleh John Haynes Holmes. Gereja ini terkenal sangat progresif dan anggotanya terdiri dari berbagai latar belakang.
Church of the Larger Fellowship adalah jemaat yang tersebar di seluruh dunia.
First Church in Boston adalah gereja tertua di Boston; gedungnya yang sekarang dirancang oleh Paul Rudolph.
First Unitarian Society di Madison, Wisconsin adalah gereja UU terbesar; gedungnya dirancang oleh Frank Lloyd Wright.
King's Chapel di Boston adalah salah satu gereja tertua di New England dari denominasi manapun (1688), dan ikut serta dalam Freedom Trail.
United First Parish Church, Quincy, Massachusetts, adalah tempat pemakaman Presiden AS John Adams dan John Quincy Adams serta istri mereka.
Unity Temple Oak Park, Illinois, dirancang bangunannya oleh Frank Lloyd Wright.
First Unitarian Church of Rochester adalah gereja Unitarian Susan B. Anthony; gedungnya dirancang oleh Louis Kahn.
First Unitarian Universalist Society of San Francisco, California, dipimpin oleh Pdt. Thomas Starr King dari 1860 hingga 1864.
Channing Memorial Church di Newport, Rhode Island, adalah gereja Julia Ward Howe selama ia tinggal di Newport.
Univeralist National Memorial Church adalah gereja yang dibangun oleh bekas Gereja Universalis di Amerika untuk memperingati para tentara dan pelaut Universalis yang berdinas pada Perang Dunia I, juga berfungsi sebagai "katedral" dari Universalisme di ibukota AS.

Admin
Admin

Jumlah posting : 225
Join date : 17.04.11

Lihat profil user http://akalbudiislam.forumid.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik