Silahkan masukkan username dan password anda!
Login

Lupa password?

Latest topics
» Ada apa di balik serangan terhadap Muslim Burma?
by Dejjakh Sun Mar 29, 2015 9:56 am

» Diduga sekelompok muslim bersenjata menyerang umat kristen
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:30 am

» Sekitar 6.000 orang perempuan di Suriah diperkosa
by jaya Wed Nov 27, 2013 12:19 am

» Muhammad mengaku kalau dirinya nabi palsu
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:53 pm

» Hina Islam dan Presiden, Satiris Mesir Ditangkap
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:50 pm

» Ratusan warga Eropa jihad di Suriah
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:48 pm

» Krisis Suriah, 6.000 tewas di bulan Maret
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:46 pm

» Kumpulan Hadis Aneh!!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:43 pm

» Jihad seksual ala islam!
by jaya Tue Nov 26, 2013 11:40 pm

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Akal Budi Islam on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of on your social bookmarking website

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Poll
Statistics
Total 40 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah tutunkasep

Total 1142 kiriman artikel dari user in 639 subjects
Top posting users this month

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 23 pada Sat Jun 04, 2016 11:25 pm

Di Nerakanya Muslim Ada Batu, Di Mekkah pun Ada Batu.

 :: Debat Islam :: Alquran

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Di Nerakanya Muslim Ada Batu, Di Mekkah pun Ada Batu.

Post  Admin on Thu Apr 21, 2011 7:50 pm

Sapi Betina 24: Di Nerakanya Muslim Ada Batu, Di Mekkah pun Ada Batu.

“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan BATU yang disediakan bagi orang-orang kafir. [QS Sapi Betina, 2: 24]”

Jadi, MANUSIA dan BATU adalah bahan bakar nerakanya orang MUSLIM. Anda musti ingat bahwa SETAN TERNYATA TIDAK DIJADIKAN BAHAN BAKAR NERAKA.. BAHKAN aLQURAN YANG DIYAKINI SEBAGAI KITAB YANG RINCI ITU TIDAK MERINCI APAKAH SETAN UDAH TURUN DARI SORGANYA MUSLIM

Surat Sapi Betina 24 di atas mengingatkan Anda pada sebuah BATU DI MEKAH yang selalu di keliling oleh para Muslimer segajat, minimal satu kali setahun. Sambil main lingkar-lingkaran di sekeliling batu itu, masing2 muslim menggenggam tujuh batu kerikil yang di gunakan untuk melempar jin-jin. Jadi, para muslimer harus yakin dulu bahwa di sekeliling Mekkah itu ADA BANYAK JIN. Adalah keliru kalau kalian melempar batu, tetapi ternyata tidak ada Jinnya. Menurut logika sederhana saya sih, seharusnya di Mekah gak ada lagi Jin, sebab bukankah Mekah adalah kota suci? Lagi pula bukankah di Mekah pun Allah tinggal? Kalau Allah tidak ada di sana, ya tentu tidak perlu capek-capek pergi bersembahyang di sana.

Kesimpulannya: Allah hidup berdampingan dengan JIN-JIN

Mengapa orang muslim musti berdoa mengelilingi batu dan memakai batu untuk melempar setan atau Jin? Apakah supaya mereka bisa sampai ke batu di seberang sana? Sesungguhnya jika di bumi ini mereka memakai mediasi BATU untuk sampai ke Sorga, seharusnya, di Sorga juga ada BATU yang mereka tuju.


Maria kita lihat laporan SAPI BETINA lainnya.

Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim. [Sapi Betina 35]

Adam dan Istrinya di sorga. Mereka diberi makanan-makanan yang banyak. Ada sebuah larangan untuk dipatuhi: “Jangan dekati pohon INI”. Kata “INI” mengandaikan bahwa Adam dan Istrinya “sudah dekat” dengan pohon yg dilarang didekati itu. Beda kalau dikatakan jangan dekati pohon ITU yang berarti letaknya cukup jauh dari Adam dan Isterinya. Jika ternyata mereka berdua cukup jauh dari pohon itu, dapat dipastikan bahwa hanya: “ALLAH YANG SUDAH DEKAT DENGAN POHON YANG DISEBUTKANNYA” sama seperti kalau Allah berkata: “sorga ini” tentu dia dekat dengan sorga itu.

Tidak diceritakan apakah Adam dan Isterinya “sudah dekat dengan pohon itu” tetapi kini mereka digelincirkan oleh Setan dari Sorga!!!!?

Selanjutnya, Sapi Betina 36 melaporkan:

Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". Kalimat: "digelincirkan oleh setan dari sorga itu", mengandaikan bahwa si pembicara dalam teks ini tidak berada di surga.

Kalau Adam dan Isterinya di gelincirkan dari SORGA, maka hal itu hanya mungkin terjadi kalau SETAN JUGA ADA DI SORGA. Mustahil bisa digelincirkan dari bumi. Apalagi kalau Allahu Akbar ada di sana. Tetapi, ternyata, Adam dan istrinya di gelincirkan oleh SETAN dari sorga, maka kesimpulannya: SETANPUN ADA DI SORGANYA MUSLIM. [font=Comic Sans Ms]Anda dapat menyesalkan sikap pasif Allah yang membiarkan SETAN menerobos atau tinggal di sorga, kemudian menggelincirkan Adam dan Istrinya.[/font]

Di atas sudah Anda lihat bahwa Allah dekat dengan pohon yang dilarangnya didekati oleh Adam/Isterinya. Jika dekat dengan pohon itu, maka dia termasuk “ORANG-ORANG YANG LALIM”. Ternyata Allahlah yang “sudah dekat dengan pohon itu”, Jadi kesimpulannya: Allah termasuk dalam golongan orang-orang yang lalim.

Orang LALIM berarti bengis, tidak menaruh belaskasihan, tidak adil, kejam.

Apakah Allah memiliki sifat-sifat itu?

Surat Muhammad 4

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

Walaupun ada penambahan kata dalam kurung “Di Medan Perang” oleh para pembela Islam untuk menipu pembaca, pesannya tidak mungkin dapat diubah. “Apabila kamu bertemu dengaan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka.”

Itu berarti jika orang-orang Muslim berperang dengan siapa saja [katakanlah Irak melawan Kuwait], maka orang-orang kafir yang mereka jumpai di kedua Negara itu harus dipancung, sekalipun orang kafir itu adalah seorang wartawan, tim medis, relawan dari Negara-negara asing.

Bandingkan jika perintah Allah itu berbunyi:

“Apabila kamu berperang dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka”.

Jadi, kesimpulannnya, sosok yang memberi perintah dalam surat Muhammad di atas adalah sosok yang LALIM bengis, tidak menaruh belaskasihan kejam, tidak adil. Jika Allah adalah sosok pemberi perintah, maka dialah yang LALIM

Satu lagi kita ambil sebagai contoh:

Rampasan Perang [8]: 41.

Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnusabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Judul surat di atas, menggelikan. Tetapi itulah Alquran., KITAB YANG LANGSUNG DITURUNKAN DARI ALLAH SWT. Surat dari Allah swt kepada anda dan umat manusia, diberinya judul RAMPASAN PERANG”.

Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, ini berarti Allah tidak ikut berperang, tetapi ternyata ia harus mendapatkan hasil rampasan perang itu.

Jika adil berarti: “memberi kepada seseorang apa yang menjadi haknya”, maka Allah sesungguhnya tidak berhak untuk memperoleh hasil rampasan karena dia tidak ikut berperang.

Tetapi surat Allah itu selanjutnya berbunyi:

“maka sesungguhnya seperlima untuk Allah”

Anda sejenak berpikir. Apa perlu dan BENAR TUHAN PENCIPTA LANGIT DAN BUMI MENGINGINKAN ATAU mendapatkan harta RAMPASAN PERANG DAN MEMPEROLEHNYA SECARA GRATIS?

Jika ya, itu berarti dia LALIM yakni berarti bengis, tidak menaruh belaskasihan, tidak adil, kejam. Jadi, ALLAH ADALAH LALIM. Dengan demikian maka Allah bukan TUHAN YANG MAHA KUASA TETAPI SEORANG YANG LALIM DAN HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN JIN-JIN.



Walahualam……….

Admin
Admin

Jumlah posting : 225
Join date : 17.04.11

Lihat profil user http://akalbudiislam.forumid.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 :: Debat Islam :: Alquran

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik